Honor Petugas Posko PSBB Makassar Belum Terbayarkan? - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

Honor Petugas Posko PSBB Makassar Belum Terbayarkan?

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Makassar sudah lama berakhir, namun masih meninggalkan sejumlah persoalan. Salah satunya terkait honor petugas yang tergabung dalam Tim Gugus Tugas Percepatan Penaganan Covid-19.

Sejumlah petugas terdiri dari berbagai instansi pemerintah seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, tenaga kesehatan hingga relawan mengaku belum menerima honor hingga hari ini.

Salah satu anggota Gugus Tugas Covid-19 Makassar yang pernah bertugas di posko PSBB perbatasan kota Makassar dan Kabupaten Maros ikut membenarkan.

“Belumpi ada dibayar. Saya jaga sudah enam kali jaga. Satu kali jaga katanya Rp75.000,” kata salah satu anggot tim gugus yang enggan disebutkan namanya.

Ia berharap agar honornya sebanyak Rp450.000 (diakumulasi, red) dapat segera dibayarkan mengingat kondisi ekonomi saat ini sangat sulit.

“Saya berharap secepatnya dibayarakan karena kebutuhan hidup juga banyak. Apalagi sekarang ekonomi susah,” tambahnya.

Menyikapi hal tersebut, Anggota Komisi DPRD Makassar bidang Kesejahteraan Masyarakat, Irwan Djafar mengatakan belum mengetahui penuh masal tersebut. Namun kata dia masalah ini harus segera diselesaikan mengingat petugas gugus tugas ini butuh dan apa yang mereka minta itu adalah haknya.

“Mestinya dibayarkan, harus dipercepat karena mereka juga bekerja sebagai tanggung jawabnya dan mereka juga harus diberikan haknya,” pinta Irwan Djafar saat ditemui di gedung DPRD Makassar, Selasa (9/6/2020).

Selain itu, anggota fraksi Partai Nasdem Makassar ini juga meminta agar insentif para tenaga medis yang belum terbayarkan hingga hari ini juga segera diselesaikan. Apalagi mereka adalah garda terdepan dalam penyelesaian masalah Covid-19.

“Mereka tidak boleh menunda karena mereka bekerja. Ini sebagai pahlawan covid dan harusnya mereka dibayar mahal karena rezikonya besar. Mereka bekerja keras tapi tidak dibayarkan itu perlu kita apresiasi,” uncapnya.

Sementara itu, Irmawati Sila yang juga merupakan anggota Komisi D bidang Kesra DPRD Makassar ikut prihatin.

“Ini harus menjadi perhatian pemerintah kota. Kasian mereka turun kebawah ke lapangan,” ucapnya.

Apalagi, kata dia, PSBB dapat terselengara dengan baik berkat kerja-kerja gugus tugas yang bertugas di setiap posko.

“Terselanggaranya penanganan covid ini, bagaimana menangani masyarakat itu bagian dari kerja mereka juga. Jadi saya sangat berharap pemkot segera membayarakan karena itu hasil kerigat mereka,” kuncinya.

Diketahui, dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) yang digelar DPRD beberapa waktu yang lalu, beberapa dinas yang terlibat langsung dalam penaganan covid-19 di Kota Makassar telah mendapatkan anggaran. BPBD Rp4.000.000.000, Dinkes Rp26.000.000.000, Dinsos tahap 1 Rp42,468,379,300 dan tahap 2 Rp9,988,750,000, Polrestabes Makassar Rp830,976,000.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada jawaban dari Gugus Tugas Covid-19 Makassar maupun instansi terkait.

(Isak Pasabuan)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending