Tiga Orang Diamankan Dalam Insiden Ambil Paksa Jenazah Di RSKD Dadi - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Hukum & Kriminal

Tiga Orang Diamankan dalam Insiden Ambil Paksa Jenazah di RSKD Dadi

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Tiga orang warga diamankan atas tuduhan provokasi di insiden keributan penjemputan salah satu jenazah positif Covid-19 di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Provinsi Sulsel, Jalan Lanto Dg Pasewang, kota Makassar, Rabu (10/6/2020) malam.

Keributan terjadi saat pihak keluarga dan beberapa massa menolak jenazah keluarga dimakamkan menggunakan protokol WHO, meski jenazah telah divonis positif Covid-19.

Ketiganya diamankan, sekitar pukul 20.00 Wita. Saat kejadian, keluarga pasien berjumlah sekitar 100 (seratus) orang tiba di RSKD Dadi dengan tujuan ingin mengambil paksa jenasa yang berada di kamar jenazah.

Upaya pihak keluarga tersebut dihalau oleh sejumlah aparat keamanan yang berjaga di lokasi. Setelah melalui proses pemulasaran jenzah sesuai standar WHO, sekira pukul 22.40 wita, tim gugus tugas membawa jenazah ke pekuburan Macanda Samata, Gowa untuk dimakamkan.

Adapun ketiga pelaku yang diamankan masing-masing berinisial BA (37) pekerjaan swasta, NA (35) pekerjaan nelayan dan KA pekerjaan buruh.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Ibrahim Tompo menegaskan pihaknya tidak akan membiarkan tindakan dan aksi penjemputan paksa terhadap jenazah yang terpapar Covid-19 seperti pada kejadian-kejadian sebelumnya.

“Maka kita siapkan personil pengamanan yang berlapis, juga berkoordinasi dgn TNI dan tim gugus, akan kita tindak tegas. Hal tersebut karena selain berbahaya buat masyarakat luas juga di perlukan sebagai edukasi buat masyarakat agar kita bisa melindungi kepentingan masyarakat yang lebih luas,” ungakapnya.

Sementara yang berjaga di RSDK Dadi, yakni personil gabungan dari Polsek Mamajang, Polrestabes Makassar, Polairud Polda Sulsel, TNI dan Sat Pol PP yang dipimpin oleh Kapolsek Mamajang, Kompol Daryanto.

(Isak Pasabuan)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending