Sempat Disoroti, Bekas Galian Kabel Di Jalan Veteran Kembali Diaspal - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

Sempat Disoroti, Bekas Galian Kabel di Jalan Veteran Kembali Diaspal

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Bekas galian kabel di Jalan Veteran yang sebelumnya hanya ditambal menggunakan tanah dan paving block, kini sudah kembali diaspal.

Pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengaku bertanggungjawab atas pekerjaan saluran kabel bawah tanah atau Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk mendukung sistem kelistrikan Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Kota Makassar.

Manajer UPP Sulsel PT PLN (Persero) UIP Sulbagsel, Husni saat dikonfirmasi mengatakan sejak bulan Juni tahun 2020, PLN mulai membenahi sejumlah ruas jalan yang terdampak akibat pelaksanaan proyek tersebut. Penggunaan paving block, kata dia, hanya sementara agar masyarakat yang melalui jalur tersebut bisa merasa nyaman.

“Paving block itu hanya sementara biar orang bisa lewat. Proses pengaspalan itu sudah dilakukan di Veteran, cuman sebagian karena bertahap. Pengembalian kondisi jalan akan terus dilaksanakan sampai tuntas,” ungkap Husni pada Makassartoday.com, Senin (22/6/2020).

Lanjut, Husni menyampaikan pengembalian bentuk jalan ke bentuk semula dikatakan sudah menjadi tanggung jawab pihak PLN dimana dalam kontrak pengerjaan proyek itu sudah ada.

“Semuanya bertahap dan itu ada dalam kontrak dan kalau tidak dikerjakan pasti kena sangksi,” tambahnya.

Sebelumnya, pengerjaan jalan ini disoroti oleh DPRD Makassar karena dianggap menganggu aktivitas masyarakat.

alterntif text

Baca Juga : Parah! Bekas Galian Kabel di Jalan Veteran Hanya Ditambal Paving Block

Ketua Komisi C bidang Pembangunan DPRD Makassar, Abdi Asamara mengatakan pengerjaan yang meninggalkan bekas tersebut harusnya ditegasi oleh pemerintah kota (Pemkot) Makassar dengan melayangkan teguran.

“Yang punya proyek itu kalau saya lihat adalah PLN untuk kabelnya, harusnya itu pemerintah kota menegur PLN,” ungkap Abdi, Jumat (19/6/2020) lalu.

Abdi menilai pengerjaan proyek ini dianggap salah satu faktor kemacetan di Jalan Veteran. Selain itu, keindahan kota juga disebut terlihat semrawut atas bekas galian yang tersisa itu.

“Di Veteran itu saya lihat menimbulkan kemacetan karena menghindari jalan paving itu, dan kedua sangat jorok kota kalau ada hasil galian yang tidak diperbaiki,” ungkapnya.

“Kita lhiat bukan hanya di Veteran, beberapa ruas yang di tutup seadanya termasuk di wilayah Biring Kanaya dan Tamalanrea,” tambahnya.

Sehingga semua pekerjaan yang menimbulkan bekas, disebut Abdi, harus dikembalikan pada bentuk semula. Abdi menegaskan, pada dasarnya semua pekerjaan yang merusak fasilitas umum harus dikembalikan pada bentuk semula. Apalagi kata dia pengerjaan proyek yang merugikan masyarakat.

(Isak Pasabuan)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending