Beberkan Kronologi Paket Danny-Zunnun, Wahab : Saya Diminta Tolongi - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

NEWS

Beberkan Kronologi Paket Danny-Zunnun, Wahab : Saya Diminta Tolongi

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Sekertaris DPD II Golkar Kota Makassar, Abdul Wahab Tahir beberkan awal diusulnya paket Danny Pomanto dan Andi Zunnun Halid di Pilwali Makassar 2020. Paket itu diketahui mencuat setelah Danny menerima Surat Tugas Partai Golkar, jauh sebelum resmi berpaket dengan Fatmawati RMS.

Dalam tulisan yang dikirim Wahab melalui pesan WhatsApp menceritakan kronologi awal Danny membangun komunikasi dengan partai Golkar dan calon pasangannya yang tak lain adalah anak dari Plt Ketua DPD I Golkar Sulsel, Nurdin Halid (NH) itu. Bahkan Wahab menyatakan dirinya sebagai inisiator dalam mempertemukan Danny dengan Nurdin Halid di Jakarta.

“Saya adalah orang yang dimintai tolong oleh pak DP (Danny) untuk membangun komunikasi dengan partai Golkar dan calon wakilnya Andi Zunnun. Sebagai seorang sahabat saya sudah menjalankan tugas dan amanah dengan baik,” kata Wahab dalam pesannya, Sabtu (27/6/2020).

Lanjut Wahab, dalam kurun waktu sebulan, surat rekomendasi dukungan partai Golkar langsung diberikan pada Danny yang diserahkan langsung oleh Ketum Golkar, Airlangga Hartarto di Makassar dalam acara Tasyukuran yang digelar di Celebes Convention Center (CCC) Tanjung Bunga pada 8 Maret 2020 lalu.

Wahab pun menepis isu publik yang menyatakan NasDem menolak koalisi dengan Golkar. Yang sebenarnya, kata Wahab, adalah NasDem melarang kadernya berpasangan dengan kader Golkar.

“Jadi tidak benar klau ada freming seolah olah partai NasDem menolak koalisi dengan partai Golkar atau NasDem menolak Andi Zunnun. Menurut saya sebagai orang dimintai tolong oleh pak DP, yang benar adalah partai NasDem melarang kadernya mengendarai partai Golkar dan NasDem melarang kadernya berpaket dengan Andi Zunnun,” terang Wahab.

Wahab menegaskan, sebagai sahabat dari Danny, dirinya tidak pernah membangun atau melakukan komunikasi baik secara pribadi maupun organisasi dengan partai NasDem, karena menurutnya itu bukan urusan dan menjadi tanggungjawabnya. Wahab mengaku hanya ditugasi mencukupkan sesuai surat tugas yang dipegang oleh Danny sebagai kader dari partai NasDem.

Bahkan, kata dia, keinginan Danny untuk bertemu dengan ketua DPD I Golkar Sulsel, Nurdin Halid telah dikabulkan untuk memberi dukungaan penuh Danny di Pilwali Makassar 2020.

“Saya orang diminta tolongi oleh pak DP. Sayalah yang mengatur pertemuan pak DP dan pak NH di Jakarta. Sekembalinya beliau (NH) dari Korea Selatan dihotel Grand Melia kuningan Jakarta,” beber Wahab.

Adapun hasil pada pertemuan dan makan malam itu, Nurdin Halid dan Danny bersepakat dan menyepakati beberapa poin atara lain, Nurdin Halid mengurus rekomendasi partai Golkar dan beberapa partai tambahan untuk mengantisipasi keadaan darurat.

Kedua, Danny bersedia berpaket dengan kader partai Golkar yakni Zunnun sebagai wakilnya dalam Pilkada kota Makassar 2020. Ketiga, mereka akan melakukan pertemuan lanjutan untuk semakin mempererat jalinan koalisi.

“Mari kita sajikan pilkada yang baik dan mendidik bagi warga kota Makassar, kami menghargai keputusan pak DP itu pilihan pribadinya kami doakan pak DP mampu memenuhui syarat formal untuk maju di Pilkada Makassar. Sebagai seorang sahabat kalau datangnya baik-baik maka seharusnya perginya pun harus dengan baik, taro ada taro gau, semua untuk rakyat,” kuncinya.

Terpisah Danny memastikan akan berpaket dengan Fatmawati RMS setelah keluarnya surat rekomendasi B1 KWK.

“Sudah fix. Kan sudah ada B1 KWKnya. Yang jelas kita cukupi partai tunggu tanggal mainya. Nanti diumumkan sama partainya masing-masing. Tunggu saja, kan bagus tong kalau di cicil-cicil toh,” ucap singkat Danny.

(Isak Pasabuan)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending