Berikut Tiga Langkah Pemkot Makassar Turunkan Angka Covid-19 - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

Berikut Tiga Langkah Pemkot Makassar Turunkan Angka Covid-19

Published

on

alterntif text

Makassartoday, Makassar – Status Kota Makassar sebagai episentrum virus Covid-19 di Sulsel membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar harus sesegera mungkin melakukan langkah serius.

Keseriusan itu ditunjukkan dengan melakukan pencanangan Gerakan Bersama Percepatan Penanganan Virus Corona (Covid-19) yang dikemas dalam bentuk upacara resmi. Upacara itu dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah.

Dalam sambutannya, Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin mengatakan pencanangan bersama ini dilakukan atas tiga langkah utama, pertama edukasi massif. Kedua kegiatan perspentif massal seperti melakukan disinfektan massal dan pembatasan pergerakan keluar masuk kota Makassar. Ketiga, saling bersinergi antara seluruh elemen yang ada.

“Tiga langkah ini kami yakini bisa cepat menurunkan angka-angka positif covid di Makassar. Kita ingin perkecil potensi -potensi penularan dengan langkah tersebut. Seperti mematuhi protokol kesehatan pastinya. InsyaAllah kalau masyarakat patuh kita bisa menemukan puncak penyebaran dan kita akan melihat kurva menurun di akhir bulan juli ini. Itu target kami,” ucap Rudy.

Tak hanya tiga unsur tersebut, Rudy juga akan segera mengeluarkan perwali untuk mendukung lancarnya proses penekanan penyebaran virus.

“Mungkin Kamis atau hari Jumat dan Minggu ini,” cetusnya.

Rudy menjelaskan, dalam pergerakannya kedepan ia akan menyasar 15 kecamatan, 153 Kelurahan, 900 RW, 4000an RT, 325 cafe dan resto, 415 warung kopi, 18 pasar tradisional, 11 pusat pembelanjaan atau mall serta tempat umum lainnya.

“Sesegara mungkin kita akan membentuk tim untuk memassifkan kegiatan ini yakni kita bentuk 1000 orang dari RT/RW, 1000 personil TNI Polri, unsur organisasi, seluruh camat, 14 kapolsek, 47 kepala puskesmas, seluruh lurah, Seluruh babinsa dan kambtimas akan bergerak menjalankan tiga unsur yang tadi,” jelasnya.

Rudy berharap semoga kegiatan pencanangan ini bisa berjalan dengan maksimal agar paparan penyebaran virus ini dapat segera terkendalikan.

Harapan tersebut senada dengan harapan besar Gubernur Sulsel, Prof. Nurdin Abdullah. Ia menegaskan jika kasus penyebaran Covid-19 di Kota Makassar terselesaikan maka 80 persen kasus positif di Sulawesi Selatan ikut terselesaikan.

“Covid-19 ini kalau makassar selesai, 80 persen kasus positif di Sulsel selesai. Kemarin saya kumpulkan seluruh bupati dan wali Kota, keluhannya satu tolong selesaikan soal kasus makassar. Banyak warga kita kembali ke daerah malah menjadi penular ke daerahnya,” ungkapnya.

Karenanya, gerakan ini lahir dengan harapan agar pemerintah Kota Makassar bisa lebih bersinergi bersama seluruh jajarannya.

“TNI polri sudah bekerja maksimal dan kita harap pemerintah kota bersama camat, lurah dan rt/rw bisa berkalaborasi dengan baik lagi. Apalagi didiukung oleh tokoh agama, tokoh perempuan, dan tokoh pendidik. Maka penyebaran virus ini bisa cepat terselesaikan,” ujarnya.

Nurdin pun telah menyiapkan reward untuk RT/RW yang berhasil mengeluarkan daerahnya dari zona merah.

“Siapa cepat dia yang dapat itu reward. Ini sudah lama kita siapkan,” pungkas Nurdin.

(**)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending