Laporan Penggunaan Anggaran Covid-19 Disoroti, Ini Penjelasan Dinsos - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

Laporan Penggunaan Anggaran Covid-19 Disoroti, Ini Penjelasan Dinsos

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Penggunaan anggaran bantuan sosial (bansos) terus menuai perhatian publik. Bagaimana tidak anggaran yang begitu besar yang digunakan untuk penanganan dampak Covid-19 hingga hari ini belum juga dipublis oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar. Jumlahnya tidak main-main, yakni mencapai Rp52 milliar dikucurkan dari Biaya Tak Terduga (BTT).

Dikonfirmasi, Kepala Dinsos Makassar, Mukhtar Tahir mengakui pihaknya telah menghabiskan anggaran sebanyak
Rp 27 milliar. Termasuk untuk belanja sembako 600 ribu paket yang telah dibagikan sebelumnya.

“Itumi semua mau saya sampaikan kalau sudah selesai. Pokoknya tidak sampai Rp28 milliar lah dari Rp51 milliar yang saya pegang,” kata Mukhtar dalam wawancara media, Rabu (8/7/2020).

“Kalau dana tak terduga bukan namanya harus diserap, tapi disediakan. Kalau misalnya pak wali mengatakan sudah tertransfer ke saya Rp50 milliar. Rp50 milliar saya pake sesuai kebutuhan, kan tak terduga jadi bukan itu yang dipakai,” tambah Mukhtar.

Penyampaian laporan sendiri, kata Mukhtar, akan dilakukan setelah pihaknya selesai melakukan penghitungan secara keseluruhan terkait berapa anggaran yang telah digunakan. Apalagi, kata dia, sejumlah pihak terus mendesak adanya transparansi.

“Makanya transparansinya itu pada saat kita sudah melakukan, kan di taumi kalau Rp51 miliar nanti pi sudah ini baru berhitung. Dia berhitung kita yang berkerja kita bkin kipas angin dia yang kedinginan,” sindir Muchtar tanpa sembari menolak pihak mana yang dimaksud.

Adapun proses pemeriksaan penggunaan anggaran telah dilakukan oleh insprektorat maupun Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK).

“Itukan namanya didampingi Inspektorat, jaksa, BPKD ada makanya saya bilang seharusnya yang jawab mereka bukan saya,” jelasnya.

Ada pun terkait apa-apa saja rincian penggunaan anggaran itu sendiri, Mukhtar belum biasa memperlihatkan apalagi kata dia Dinsos masih melakukan pengadaan.

“Yang jelas saya harus menjawab setelah saya selesai berkerja. Biarkan orang maki-maki dulu. Nanti akan ada waktu satu atau dua hari setelah rampung saya jumpa pers terkait dengan itu. Bagimana bisa kasih laporan kalau belum ada. Semua orang bertanya belum selesai-selesai,” kuncinya.

(Isak Pasabuan)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending