Resepsi Pernikahan Dan Hiburan Musik Di Hotel Masih Dilarang - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

BISNIS

Resepsi Pernikahan dan Hiburan Musik di Hotel Masih Dilarang

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Dinas Parawisata (Dispar) Kota Makassar memberi pelonggaran beberapa industri perekonomian selama dinilai mampu menjaga protokol kesehatan. Industri yang diperbolehkan buka itu yakni hotel.

Kepala Dinas Parawisata, Rusmayani Madjid mengatakan masyarakat sudah bisa menginap di hotel dan melakukan pertemuan terbatas ataupun makan di restoran hotel. Namun untuk acara pernikahan yang akan dilaksanakan di hotel belum diperbolehkan.

“Kamarnya sudah dibuka, cuman acara wedding (pernikahan) dan segala yang mengumpulkan orang banyak bersabar dulu. Restoran hotel boleh, kamar boleh, meeting boleh, tapi terbatas dan tidak boleh makan di dalam,” kata Maya sapaan akrabnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon selulernya, Rabu (22/7/2020).

Acara pernikahan yang belum diperbolehkan di hotel disebut Maya cukup beralasan. Dimana acara tersebut akan mengumpulkan banyak orang dan berpotensi terjadi penyebaran virus.

Adapun kejelasan kapan diperbolehkan, Maya mengatakan akan disesuaikan dengan jumlah perkembangan kasus Covid-19 di Makassar dalam dua Minggu kedepan. Dan jikalau pun diperbolehkan nantinya tentu harus mengikuti protokol kesehatan.

alterntif text

“Dua Minggu ini kita liat dulu perkembangan Covid-19 di Makassar, mudah-mudahan sudah turun. Itupun kalau turun, protokol kesehatan harus ketat,” pungkasnya.

Selain itu, Tempat Hiburan Malam (THM) yang selama ini ikut menimbulkan kontroversi terkait apakah sudah diperbolehkan beroperasi atau tidak, Maya mengatakan sudah bisa tapi hanya untuk pelayanan di restoran dengan cave nya saja.

“Tidak boleh ada live musik dan tidak boleh ada DJ. Jadi restoran cafe itu harus diubah suasananya dan harus sesuai dengan protokol kesehatan,” ucap Maya.

Maya mengatakan mesti hati-hati jika ingin memberikan izin untuk mengadakan acara pengantin di hotel termasuk live musik di THM. Pihaknya tak ingin mengulang kejadian saat pelonggaran pasca PSBB, di mana hal itu mengakibatkan kasus Covid-19 di Makassar melonjak.

“Itu saja, karena kemarin PSBB kedua sebenarnya sudah bagus, cuman karena kita terlalu terlena pengawasannya akhirnya naik lagi. Pak wali tidak mau sekarang kita sudah turun 60 kasus jangan sampai kita sudah longgarkan menjadi 100 lagi,” kuncinya.

(Isak Pasabuan)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending