Pemkot Makassar Tak Sarankan Pelaksanaan Salat Idul Adha di Lapangan - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

Pemkot Makassar Tak Sarankan Pelaksanaan Salat Idul Adha di Lapangan

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin megimbau warga agar tidak menggelar salat Idul Adha tahun ini 2020 di lapangan terbuka. Hal itu disebut untuk meminimalisir terjadinya penyebaran virus Covid-19 atau Corona.

Peluang besar terjadinya penyebaran virus Covid-19 disebut Rudy jika ada perkumpulan atau kerumunan warga. Apalagi kata dia jika tempat itu tidak diisterilkan atau tidak menerapkan protokol kesehatan.

“Salah satu potensi penularan Covid 19 itu masih bisa terjadi apabila ada kerumunan-kerumunan orang. Jadi makin banyak kerumunan maka semakin besar potensi penyebaran virus. Jadi logikanya harus meminimalisir kerumunan orang,” kata Rudy saat menggelar jupa pers persiapan Idul Adha. Jumat (24/7/2020).

“Kalau salat di lapangan itukan terjadi perkumpulan orang, oleh karenaya pada pelaksanaan salat Idul Adha tahun ini kami mengajukan untuk tidak salat di lapangan,” tambahnya.

Untuk itu, Rudy mengimbau agar seluruh masjid-masjid yang ada di Makassar di buka dan diisterilkan agar masyarakat yang hendak menuanaikan salat Idul Adha nantinya bisa tersebar dan tidak menimbulkan terjadinya penumpukan atau kerumunan orang.

“Tolong digunakan masjid-masjid agar masyarakat kita itu terdistribusi. Tetapi di masjid harus dipastikan protokol kesehatan tetap berlangsung sebagaimana yang telah diminta dalam pelaksanaan sholat lima waktu lainya,” ungkapnya.

Perihal durasi waktuya sendiri, Rudy mengatakan tidak akan membatasi. Namun apabila pelaksanaan salat Idul Adha itu lebih cepat selesai maka akan lebih bagus lagi.

“Kami tidak mengatur sampai kesana karena kami tau saat seperti sekarang inilah kita butuh siraman-siraman rohani. Tetapi intinya semakin cepat selesai semakin cepat masyarakat pulang kerumah, maka itu juga mendukung atau memperkecil peluang terjadinya penyebaran virus Covid-19,” kunci Rudy.

(Isak Pasabuan)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending