Rudy Kaget Ada Karangan Bunga Atas Namanya Di Peresmian Tempat Usaha Tak Berizin - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

Rudy Kaget Ada Karangan Bunga Atas Namanya di Peresmian Tempat Usaha Tak Berizin

Published

on

alterntif text

Makassartoday.com, Makassar – Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin angkat bicara perihal adanya salah satu rumah makan siap saji berskala International, yakni Burger King yang hingga hari ini tetap beroperasi meski tak mengantongi sejumlah izin dari Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

Outlet Burger King yang berada di Jalan Hasanuddin Makassar tersebut diresmikan pada hari Jumat (24/7/2020) siang.

Namun lucunya dalam peresmian cabang keenam Burger King itu, malah dihadiri pejabat teras Pemkot Makassar, salah satunya Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Muh. Ansar.

Bahkan, karangan bunga ucapan selamat dari Pj Wali Kota Makassar, Rudy juga ikut terpajang di halaman. Hal ini itu memperlihatkan akan lemahnya koordinasi antar pejabat di pemerintah kota Makassar.

“Jaganmi (ditanggapi), semakin ditanggapi semakin berpolemik,” ucap Muh. Ansar sambil berlalu meningalkan wartawan yang ingin mengkonfirmasi perihal kehadirannya, Senin (27/7/2020).

Begitu juga dengan Rudy saat diwawancara. Namhn ia kaget saat ditanya perihal adanya karangan bunga di acara Outlet Burger King.

“Ah, apah? Ada karangan bungaku? Baru saya tau itu,” kata Rudy saat diwawancara di Posko Covid-19 Makassar, Senin (27/7/2020).

Untuk itu, Rudy menegangkan tidak akan membiarkan jenis usaha apapun beroperasi tanpa mengantongi izin dari pemerintah kota Makassar.

Baca Juga : Pemkot Makassar Biarkan Burger King Jalan Hasanuddin Beroperasi Tanpa Izin

“Intinya kita ingin menertibkan yang tidak melengkapi izin. Kita minta tidak ada usaha yang bisa beroperasi tanpa izin,” tegas Rudy.

Kenapa Izin perlu kata Rudy? Karena izin adalah merupakan ukuran bagi suatu usaha apakah diperbolehkan beroperasi atau tidak. Termasuk aturan-aturan lainnya seperti analisis mengenai dampak lingkungan hidup (Amdal) dan analisis dampak lalu lintas (Amdal Lalin).

“Izin itu untuk memastikan bahwa usaha tersebut memiliki ijin. Kalau memang tidak berijin kami minta untuk melengkapi izin baru bisa beroperasi,” pesan Rudy.

Sebelumnya saat petugas mendatangi Outlet Burger King tersebut, Manager Burger King area Makassar, Joe Seran secara terang terangan dihadapan petugas gabungan pemerintah (Satpol PP, Disdag, dan PTSP) mengatakan bahwa izinnya masih sementara berproses.

“Salah satu alasan kami buka karena kita sudah mendapat rekomendasi dari Pemerintah Kota. Bisa dilihat karangan bunga di depan itu dari wali kota,” ungkap Joe, Jumat (24/7/2020).

Joe pun langsung melakukan koordinasi dengan manajemen Burger King yang ada dipusat dan mengatakan sejumlah izin seperti izin bagunan dan izin Amdal Lalin-nya telah dibuat pihaknya.

“Ijin IMB nya ada, andal lalinnya ada, kalau izin limbah B3-nya nanti disusulin pak, kalau bisa di susulin pak tolong dibantu pak,” katanya pada petugas saat itu.

Olehnya ia meminta kepada pemerintah untuk diberikan waktu hingga seminggu merampungkan seluruh izin yang diminta para petugas yang datang.

“Sebenarnya izinnya kan sudah kita urus, cuma itu orang yang urus belum bisa saya hubungi, jadi bapak bantu lah dilapangan, apalagi kita sudah beroperasi masa di suruh tutup lagi. TDP nya juga masih berproses, di bantulah pak,” pungkasnya.

Diketahui izin yang tidak dimiliki Burger King yakni, Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) dan Amdal Lingkungan.

(Isak Pasa’buan)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending