Masjid Al Markaz Siap Laksanakan Salat Idul Adha Besok - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

Masjid Al Markaz Siap Laksanakan Salat Idul Adha Besok

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Pelaksanaan salat Idul Adha di tegah pandemi tentu akan berbeda dengan tahun sebelumnya. Penerapan protokol kesehatan adalah hal wajib diperhatikan untuk meminimalisir terjadinya penyebaran virus.

Misalkan saja pelaksanaan salat Idhul Adha di Masjid Al Markaz Makassar. Sejumlah persiapan protokol kesehatan ikut dijalankan. Antara lain penyemprotan cairan disinfektan, wajib menggunakan masker serta jaga jaga jaraksaat salat.

“Biasanya kalau sudah shalat kami semprot kembali (disinfektan),” kata salah satu petugas yang berjaga di Masjid Al Markaz Makassar saat ditanyai, Kamis (30/7/2020).

Selain itu, dari pantauan Makassartoday.com di lokasi, terlihat sejumlah persiapan lain seperti pemasangan tanda pada lantai. Termasuk sterilisasi dan pemasangn tirai pembatas di pekarangan masjid.

Sebelumnya, Penjabat (Pj) wali kota Makassar, Rudy Djamaluddin megimbau warga agar tidak menggelar salat Idul Adha tahun ini 2020 di lapangan terbuka. Hal itu disebut untuk meminimalisir terjadinya penyebaran virus Covid-19 atau Corona.

Peluang besar terjadinya penyebaran virus Covid-19 disebut Rudy jika ada perkumpulan atau kerumunan warga. Apalagi kata dia jika tempat itu tidak diisterilkan atau tidak menerapkan protokol kesehatan.

“Salah satu potensi penularan Covid 19 itu masih bisa terjadi apabila ada kerumunan-kerumunan orang. Jadi makin banyak kerumunan maka semakin besar potensi penyebaran virus. Jadi logikanya harus meminimalisir kerumunan orang,” kata Rudy saat menggelar jupa pers persiapan Idul Adha. Jumat (24/7/2020).

“Kalau salat di lapangan itukan terjadi perkumpulan orang, oleh karenaya pada pelaksanaan salat Idul Adha tahun ini kami mengajukan untuk tidak salat di lapangan,” tambahnya.

Untuk itu, Rudy mengimbau agar seluruh masjid-masjid yang ada di Makassar di buka dan diisterilkan agar masyarakat yang hendak menuanaikan salat Idul Adha nantinya bisa tersebar dan tidak menimbulkan terjadinya penumpukan atau kerumunan orang.

“Tolong digunakan masjid-masjid agar masyarakat kita itu terdistribusi. Tetapi di masjid harus dipastikan protokol kesehatan tetap berlangsung sebagaimana yang telah diminta dalam pelaksanaan sholat lima waktu lainya,” kuncinya.

(Isak Pas’abuan)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending