Covid-19 Di Makassar Bertambah 91 Kasus Pasca Idul Kurban - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

Covid-19 di Makassar Bertambah 91 Kasus Pasca Idul Kurban

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Kasus positif Covid-19 pasca lebaran Idul Adha (Kurban) yang jatuh pada tanggal 31 Juli 2020 di Makassar bertambah sebanyak 91 kasus. Meski ada kenaikan, namu angka tersebut tidak begitu signifikan.

Pada tanggal 31 Juli kasus positif Covid-19 di Makassar tercatat pada angka 5488 kasus. Positif Covid-19 dan dalam perawatan 1760 orang, sembuh dari Covid-19 sebanyak 3502 orang dan meninggal dunia dengan statsu positif Covid-19 sebanyak 226 orang.

Adapun jumlah kasus Pasien Dalam Perawatan (PDP) sebanyak 1276 kasus. Masih dirawat 209, Pulang dan Sehat 949 dan yang meninggal 118 orang.

Sementara kasus Covid-19 pada tanggal 1 Agustus tercatat ada sebanyak 5579 kasus. Positif Covid-19 dan dalam perawatan 1826 orang, sembuh dari Covid-19 3526 orang, dan meninggal dunia dengan status positif Covid-19 mencapai 227.

Untuk data PDP angkanya sama dengan tanggal sebelumnya. Begitu pula dengan ODP, yakni 2714 kasus.

Diketahui jika untuk update data Covid-19 hari ini belum dirilis oleh pemerintah kota Makassar.

Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin dalam wawancara sebelumnya mengatakan tren penurunan kasus yang terjadi memang mesti disyukuri.

alterntif text

Untuk itu dirinya mengingatkan kepada semua pihak untuk tetap bekerja dan berusaha mempertahankan kinerja yang selama ini dijalankan dan tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan.

“Jadi kemarin kita rapat dengan tim epidemolog. Di satu sisi kita bersyukur, jadi kelihatan pola daripada pandemi Covid-19 ini sudah mendekati puncak. Terbukti dalam satu minggu terakhir tidak ada lagi yang positif di atas angka 100, bahkan Kemarin terakhir 61. Kemudian nilai RT 1,2, 1,3 kemudian 0,98, terakhir kemarin malam 0,9,” ujarnya.

Lanjut, Rudy pun menegaskan bahwa, dirinya tidak akan melakukan pelonggaran meski tren kasus positif menurun. Ia tak ingin kejadian pelonggaran pasca PSBB beberapa waktu lalu. Akibat pelonggaran, kasus positif di Makassar kembali melonjak. 

“Saya sampaikan malah kondisi seperti ini kita khawatir dan semakin berhati hati. Jangan sampai memengaruhi kita untuk melakukan pelonggaran, kita tidak ingin kejadian pelonggatan terulang pada saat PSBB yang kemarin. PSBB kemarin terjadi penurunan angka, akhirnya kita longgar, kemudian terjadi lonjakan pasien,” tegasnya. 

(Isak Pasa’buan)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending