Pesepeda Membludak, Dishub Makassar Akui Belum Siapkan Jalur Khusus - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

Pesepeda Membludak, Dishub Makassar Akui Belum Siapkan Jalur Khusus

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Meningkatkan penggiat sepeda di kota Makassar sebagai gaya hidup baru masyarakat mengundang perhatian publik.

Pasalnya, rombongan pesepeda sering mengambil hampir separuh badan jalan yang sedianya untuk kendaraan bermotor hingga berdampak pada penyempitan ruas jalan, bahkan tak jarang menimbulkan insiden kecelakaan.

Namun di sisi lain tingginya minat bersepeda warga juga punya nilai positif, salah satunya mengurangi emisi gas yang dihasilkan dari kendaraan bermotor.

Pemkot Makassar mengakui belum memiliki site plan khusus jalur sepeda atau ruas jalan mana yang dapat dilalui para pesepeda.

“Untuk jalan kota, di Makassar ini belum ada yang efektif untuk dibangun jalur khusus sepeda. Karena volume jalan sangat kecil,” kata Kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Makassar, Muhammad Mario Said, Senin (3/8/2020).

Kendati demikian, Mario mengatakan sebenarnya ada beberapa ruas jalan yang ukurannya mencukupi untuk pembangunan jalur khusus sepeda, hanya saja menjadi kewenangan pemerintah provinsi atau masuk dalam jalur protokol.

Selain itu, pengelolaan parkir juga dianggap masih menjadi kendala. Saat ini sebagian bahu jalan termasuk pedestrian masih seringkali digunakan sebagai lahan parkir.

alterntif text

“Sebenarnya ada jalan yang lebar, seperti jalan Jenderal Sudirman. Tetapi itu jadi kewenangan pemerintah provinsi. Lagi pula sekarang masih banyak jalan yang dijadikan sebagai lahan parkir. Banyak kendaraan yang parkir di bahu jalan bahkan di badan jalan. Kalau parkir sudah tidak di jalan, kemungkinan efektif untuk dibangun jalur khusus sepeda,” bebernya.

Terpisah, Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya mengaku tengah menggagas area parkir khusus untuk para pesepeda. Rencana itu akan dimulai pada saat New Normal diterapkan nanti.

Direktur Utama PD Parkir Makassar Raya, Irham Syah Gaffar mengatakan kebijakan tersebut dilakukan untuk menertibkan kegiatan Car Free Day (CFD), agar pejalan kaki tidak terganggu dengan kegiatan pengendara sepeda.

“Kita memang rencana buatkan space tersendiri untuk parkir sepeda. Supaya pejalan kaki, orang senam, atau orang jogging. Tapi itu nanti kalau New Normal sudah diterapkan,” ujar Irham Syah.

Lebih lanjut Irham menyampaikan parkir sepeda tersebut tidak akan dikenakan biaya. Hal itu hanya bagian dari dukungan PD Parkir agar masyarakat tertib dalam menerapkan gaya hidup sehat.

“Itu tidak kami pungut biaya, gratis. Sebagai dukungan supaya masyarakat tertib dalam menerapkan hidup sehat. Kan saya juga suka naik sepeda,” pungkasnya.

(Isak Pasa’buan)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending