Warga Rusunawa Rajawali Seruduk Kantor Balaikota - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

Warga Rusunawa Rajawali Seruduk Kantor Balaikota

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Ratusan warga penghuni Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa), Jalan Rajawali, Kelurahan Lette dan Kelurahan Pannambungang seruduk kantor Balaikota Makassar, Senin (3/7/2020) siang.

Warga protes lantaran tagihan listrik dan air dinilai tidak masuk akal, termasuk biaya balik nama kepemilikan kamar di Rusunawa yang mencapai jutaan rupiah. Warga menduga pengelola Rusunawa dalam hal ini UPTD Rusunawa yang dibawahi Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman melakukan pungli.

“Kami sudah menyampaikan keluhan-keluhan kami pada pegelola tentang kenaikan pembayaran listik dan air tapi alasan pengelola tidak ada solusi. Pihak pengelola perampok. Tahun 2019 lalu tagihan listrik hanya kisaran Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu, tapi sejak pergantian pengelola Rusunawa, nilai tagihan terus melonjak dan bulan lalu tagihan listrik saya jadi Rp700 ribu lebih. Padahal pemakaian dirasa sama dan tidak ada tambahan peralatan listrik. Termasuk balik nama yang mencapai Rp3 juta,” kata Kasman salah satu penghuni Rusunawa yang ikut aksi.

alterntif text

Masa aksi pun meminta Penjabat Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin untuk menemui mereka agar apa yang menjadi keluhannya tersampaikan langsung. Termasuk massa aksi meminta Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kumuh Kota Makassar, Fatur Rahim sesegera mungkin menyelesaikan masalah ini dan memecat sejumlah oknum yang dinilai telah menyalah gunakan wewenangnya itu.

“Kami minta wali kota (Pj) temui kami, termasuk kepala UPTD Rusunawa (Thelma Aradea) hadirkan semua pengelola Rusunawah untuk menjelaskan kepada kami masalah ini,” ucap koordinator aksi Afdal.

Sementara itu, Pejabat Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin yang sempat berada di Balaikota Makassar enggan menemui massa aksi.

Ia justru meninggalkan kantor Balaikota Makassar melalui toilet lantai dua kantor Balaikota yang diketahui jalur tersebut tembus ke pintu masuk lantai satu ruangan Bagian Perlengkapan Sekertariat Daerah Kota Makassar.

Rudy Djamaluddin diketahui buru-buru meninggalkan Gedung Balaikota karna akan mengikuti pertemuan dengan GMTDC di Rumah Jabatannya, Jalan Penghibur Makassar, Senin (3/8/2020).

“Jangan dulu yah (wawancara),” kata salah satu stafnya saat hendak diwawancara wartawan perihal aksi warga di depan gedung Balai Kota Makassar.

(Isak Pasa’buan)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending