Dewan: Proyek Infrastruktur Jangan Hanya Terpusat Di Tanjung Bunga - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

Dewan: Proyek Infrastruktur Jangan Hanya Terpusat di Tanjung Bunga

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Rencana pelebaran ruas Jalan Metro Tanjung Bunga oleh Pemkot Makassar mendapat tanggapan Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Kota Makassar.

Ketua Komisi C, Abdi Asmara mengatakan, proyek pelebaran ruas Jalan Metro Tanjung Bunga menyerap alokasi anggaran Rp127 miliar dari APBD Kota Makassar tahun 2020. Namun, dengan masa waktu penggunaan anggaran yang sisa empat bulan kedepan, pihaknya pesimis, proyek tersebut dapat terealisasi tahun ini.

“Anggaran Rp127 miliar, tapi apakah bisa terserap dengan sisa waktu empat bulan? Sedangkan belum dilaksanakan lelang,” kata Legislator dari Fraksi Demokrat itu, Jumat (7/72020).

Abdi mendukung proyek tersebut, sepanjang alas hak fasilitas umum dan sosial (fasum-fasos) dari pihak pengembang PT GMTD telah dikuasai sepenuhnya oleh Pemkot Makassar.

Selain itu ia berharap, Pemkot Makassar tak hanya memprioritaskan pembangunan infrastruktur di wilayah Tanjung Bunga, mengingat masih banyak kawasan yang lebih prioritas.

Baca Sebelumnya : Rudy : Pelebaran Jalan Metro Tanjung Bunga Untuk Kepentingan Investor

alterntif text

“Kami mendukung rencana tersebut, tapi perlu diperjelas terkait penyerahan fasum dan fasos-nya dari pihak GMTD dan jangan cuma dipusatkan di sana pembangunan. Karna masih banyak wilayah yang belum tersentuh pembangunan terutama jalan, drainase,” ucap legislator dua periode itu.

Terpisah, Sekretaris Komisi C, Fasruddin Rusli juga ikut angkat bicara. Kata dia, apa yang disampaikan pihaknya perlu untuk ditinjau kembali mengingat banyak aspirasi masyarakat yang perlu dibenahi.

Salah satunya adalah pembenahan drenase sebelum musim penghujan datang. Kata Acil, sapaan akrabnya, anggaran untuk drainase sendiri sangatlah minim, bahkan ada beberapa pembagunn yang anggarannya dipangkang hingga habis.

“Masukan kami juga harus didengar pemerintah kota, karena inikan bagian dari aspirasi masyarakat juga,” ucap legislator dari PPP itu.

Seanda dengan itu, anggota Komisi C dari Fraksi Gerindra, Andi Pahlevi menyayangkan proyek infrastruktur yang hanya difokuskan di kawasan bisnis dan pemukiman elit. Sementara kawasan pemukiman warga kelas menengah masih banyak membutuhkan proyek infrastruktur.

“Jangan sampai mendahulukan kepentingan investor dari pada kepentingan rakyat, khususnya yang tinggal di lorong-lorong,” sorotnya.

(ril)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending