Ramai Penertiban APK, Pemkot Makassar Diminta Tak Tebang Pilih - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Politik

Ramai Penertiban APK, Pemkot Makassar Diminta Tak Tebang Pilih

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, diminta tak tebang pilih dalam melakukan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) kandidat Wali Kota Makassar.

Permimtaan itu disampaikan Komunitas Simpul Muda Community (KSMC), saat menanggapi penertiban APK milik pasangan bakal calon Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi (ADAMA) disepanjang lorong dan jalan poros, belum lama ini.

“Intinya beberapa hari lalu, baliho ADAMA (Danny-Fatma) banyak dibuka pihak Kecamatan Tamalate ini, ada balihonya kadidat lain terlihat dimana-mana. Kalau tidak dicabut juga pemerintah, kami siap turunkan paksa,” kata Koordinator TIM 2 Kogasma Simpul Muda, yang juga salah satu pendukung ADAMA, Syamsuddin Daud, Minggu (9/7/2020).

Ia pun berharap Bawaslu Makassar bertindak tegas kiranya menegur pihak Pemerintah Kota Makassar dalam hal kecamatan.

“Bawaslu harus menegur, kami sampaikan kecamatan jangan bermain politik ya,”ungkapnya.

Sebelumnya, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar menertibkan sejumlah Alat Peraga Kampaye (APK) di sepanjang Jalan Protokol. Hal itu mengacu pada Peraturan Wali Kota Makassar Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pengaturan Pemasangan Reklame dan Atribut Partai Politik Dalam Kota Makassar.

alterntif text

Kepala Seksi Penertiban Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Edman saat dikonfirmasi mengatakan APK yang dicabut timnya adalah APK yang dipasang di Jalan Protokol.

“Jadi yang kami tertibkan itu APK yang dipasang di Jalan Protol utamanya yang dipasang di pohon. Dan itu tidak ada terkecuali, semua APK sesui dengan Perwali. Termasuk spanduk dan baliho lainnya yang bukan dari balon wali kota,” kata Edman saat lewat sambungan telepon selulernya, Rabu (29/7/2020).

Edman pun menyarankan kepada tim bakal calon agar tidak memasang APK di tempat-tempat yang dilarang itu.

Adapun jalan yang dimaksud yakni, Jln. Perintis Kemerdekaan, Jln. Jenderal Sudirman, Jln. Ahmad Yani, Jln. Penghibur, Jln. Haji Bau, Jln. Somba Opu, Jln. Pasar Ikan, Jln. Ujung Pandang, Jln. Riburane, Jln. Nusanntara, Jln. Tentara Pelajar, Jln. Ratulangi, Jln. Bawakaraeng, Jln. Sultan Alauddin, Jln. Urip Sumoharjo, Jln. Bandang, Jln. Veteran, dan Jln. AD. Pettarani.

“Semua APK kita tertipkan karena menganggu. Untuk itu disarankan agar tidak pasang di jalan-jalan yang dilarang itu,” jelasnya.

(Isak Pasa’buan)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending