Dua Kali Tersandung Kasus Narkoba, Reza Artamevia Minta Maaf - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Selebritis

Dua Kali Tersandung Kasus Narkoba, Reza Artamevia Minta Maaf

Published

on

Makassartoday.com, Jakarta – Penyanyi senior Reza Artamevia meminta maaf kepada keluarga dan anak-anaknya setelah ditangkap polisi terkait kasus dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu.

“Izinkan saya Reza Artamevia pada kesempatan ini menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada anak-anak saya Zahwa dan Aliya, kepada orangtua saya omi dan papa atau abi, kepada adik-adik saya, keluarga besar saya, guru-guru saya, para sahabat dan kerabat, dan pastinya untuk semua pihak yang selalu mendukung dan membantu perjalan karir menyanyi saya,” ujar Reza yang mengenakan kemeja tahanan warna oranye, di Mapolda Metro Jaya, Minggu (6/9/2020).

Reza menyampaikan, kasus penyalahgunaan narkotika ini menjadi pembelajaran baginya dan semoga tidak ditiru orang lain.

“Saya mohon maaf lahir batin atas kesalahan saya yang sudah saya perbuat. Semoga kesalahan ini tidak dicontoh oleh siapa pun dan menjadi pelajaran berharga buat saya khususnya. Mohon doanya,” ungkap Reza.

Diketahui sebelumnya, Reza turut berada di salah satu kamar Hotel Holden Tulip, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 4, Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat, ketika polisi menangkap guru spiritualnya Gatot Brajamusti dan istrinya Dewi Aminah, terkait kasus dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu, akhir Agustus 2016 silam.

Pelantun lagu Satu Yang Tak Bisa Lepasitu, sempat dinyatakan positif. Namun, ketika dilakukan pemeriksaan kembali hasilnya negatif. Diduga kadar penggunaannya rendah dan sudah hilang. Reza kemudian menjalani rehabilitasi untuk memastikan dirinya tidak kecanduan narkotika.

Belakangan, Reza justru melaporkan Gatot Brajamusti terkait kasus penipuan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Metro Jaya, Jumat 10 Oktober 2016. Laporan itu dibuat terkait penggunaan aspat yang ternyata mengandung zat adiktif atau sabu-sabu. Aspat itu kerap digunakan Gatot dan pengikutnya di padepokan.

Selain penggunaan aspat, Reza juga melaporkan Gatot terkait dugaan penipuan materi. Guru spiritualnya itu kerap meminta bantuan uang dengan alasan untuk aksi sosial. Namun, ternyata diduga dipakai untuk membeli aspat itu.

(Sumber: BeritaSatu)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending