Soal Mutasi Pejabat, Bawaslu Makassar Telisik Dokumen Izin Kemendagri - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

Soal Mutasi Pejabat, Bawaslu Makassar Telisik Dokumen Izin Kemendagri

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Makassar terus mendalami mutasi 32 pejabat pada jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar jelang Pilwali Makassar yang dijadwalkan akan berlangsung pada 9 Desember mendatang.

Mutasi yang dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin waktu itu disebut Bawaslu Kota Makassar ada dua yang diduga tidak memenuhi syarat, atau mengganti tanpa ada izin dari Kemendagri.

Ketua Bawaslu Kota Makassar, Nursari mengatakan hal itu ditemukan pihaknya usai mendatangi Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Daerah (BKPSDMD) Kota Makassar. Di sana, pihaknya meminta dan memeriksa sejumlah berkas terkait mutasi tersebut. Salah satunya ialah izin dari Kemendagri untuk membolehkan adanya mutasi.

“Ada beberapa dokumen misalnya izin Kemendagri itu kan, tapi yang kami harus pastikan, memang orang yang di dalam izin Kemendagri sama dengan orang yang dilantik,” kata Nursari melalui sambungan telepon selulernya, Kamis (10/09/2020).

Menurut Nursari, setelah ia menyelisik sejumlah berkas yang diberikan BKPSDMD Kota Makassar pada pihaknya, ada dua orang yang memunculkan pertanyaan.

“Sepintas saya baca itu ada dua orang yang tidak diberikan izin untuk dilantik,” tandasnya.

Namun pada saat ditanya nama dua pejabat yang dimaksud, Nursari enggan membeberkan dengan alasan belum menerima berkas itu secara langsung.

alterntif text

“Saya tidak bisa sebutkan namanya karena belum ada dokumennya saya dapat,” jawab Nursari.

Lebih jauh, dia menambahkan, jika pihaknya masih perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Penting, kata dia, untuk mencocokkan data sebelum memanggil kembali Pj Wali Kota Makassar.

“Kita belum tahu, karena fakta itulah yang kita harus dalami lagi. Misalnya memastikan orang yang dilantik itu memang orang yang bersangkutan, atau bukan orang yang tidak direkomendasikan untuk dilantik,” tuturnya.

Terpisah, anggota Bawaslu Makassar, Sri Wahyuningsih yang juga ikut dikonfirmasi mengatakan hal yang sama. Kata dia, proses peyelidikan atas mutasi yang dilakukan Pj Wali Kota Makassar jelang Pilwali terus didalami pihaknya.

“Belum selesai penelusurannya. Ditemukan hanya ada 1 SK dan 1 izin dari Mendagri,” terangnya.

Adapun jika keterangan Rudy masih dibutuhkan, Sri mengatakan akan kembali dilakukan pemanggilan. Akan tetapi sejauh ini pihaknya disebut belum menjadwalkan pemanggilan kembali.

Diketahui pada mutasi yang dilakukan Rudy, Jumat (04/09/2020) lalu, ada dua Camat yang ikut diganti, yakni Mariso dan Ujung Pandang.

Selain itu, pejabat eselon III lainnya yang turut diganti ialah Kepala Bagian (Kabag) Umum dan Protokol. Kemudian ada pejabat eselon IV, salah satu diantaranya ialah Lurah Bangkala dan Tamalate. Atau secara keseluruhan, total sebanyak 19 pejabat Eselon III yang dilantik oleh Rudy. Sementara itu, untuk pejabat Eselon IV ialah 13 orang.

(Isak Pasa’buan)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending