KPU Makassar Batasi Pedukung Paslon Di Acara Deklarasi Damai - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Politik

KPU Makassar Batasi Pedukung Paslon di Acara Deklarasi Damai

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar akan melakukan pembatasan jumlah pendukung pada kegiatan Deklarasi Kepatuhan Protokol Kesehatan Covid-19 bersama pasangan calon (paslon) dan stakeholder terkait serta Deklarasi Politik Damai dan Tolak Politik Uang. Acara deklarasi tersebut dijadwalkan akan berlangsung pada pekan depan, Jumat (25/9/2020) malam.

Komisioner KPU Makassar, Endang Sari mengatakan langkah itu diambil pihaknya guna menghindari terjadinya peyebaran virus Covid-19 sesuai yang tertera dala PKPU. Termasuk mengikut anjuran pemerintah tentang penerapan protokol kesehatan.

“Mengikuti PKPU maksimal 100 orang yang boleh hadir itu termasuk bakal paslon dan timnya tentu akan kami lakukan pembatasan. Pihak kepolisian TNI akan kami undang, partai pihak yang terlibat akan kami undang,” kata Endang, Selasa (15/9/2020).

Endang menyampaikan usai tahapan pendaftaran dan tes kesehatan balon wali kota dilakukan, masih ada sejumlah tahapan lain yang juga akan berlangsung dalam waktu dekat ini.

“Jadi agenda dekat setelah penetapan Paslon tanggal 23 September, kemudian tanggal 24 pengundian nomor urut, dan tanggal 25 pembagian zona kampanye dan malam nya akan mengadakan deklarasi kepatuhan protokol kesehatan Covid-19 bagi semua kandidat, stakeholder kemudian diikuti deklarasi politik damai dan tolak politik uang,” terangnya.

alterntif text

“Kami akan melibatkan semua stakeholder yang terlibat dalam pemilihan kepada daerah di Makassar. Kami undang disana dan sama sama berkomitmen karena kami sadar betul bahwa syarat utama dari dilakukan pelaksanaan pilkada serentak 9 Desember semua harus taat dan patuh pada protokol kesehatan,” tambahnya.

Lebih lanjut, untuk lokasi kegiatan Deklarasi sendiri termasuk beberapa kegiatan lain yang akan berlangsung nanti masih dalam tahap penjajakan, mengingat kantor KPU Makassar di Jalan Perumnas Antang Raya kurang memadai.

“Saat ini kami harus diskusi. Nanti akan kami kabari,” ucapnya.

Termasuk nantinya kampanye balon ada yang berubah dari peyelengaraan Pilkada sebelumnya. Khususnya pada jumlah peserta sesuai dengan PKPU 10 tahun 2020 sangat tegas membatasi.

“Belakangan menyampaikan untuk tatap muka itu maksimal dihadiri 50 debat 50 orang, rapat umum digelar heboh dan ramai itu berdasarkan PKPU 10, jadi pembatasannya sudah tegas untuk detail teknisnya, kami sisa menuggu teknis PKPU 4 tahun 2017 selesai direvisi dan setelah itu kami pasti akan sampaikan,” kuncinya.

(Isak Pasa’buan)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending