Tes Swab Massal Berakhir, Pemkot Makassar Ambil Sampel 2.423 Warga - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

Tes Swab Massal Berakhir, Pemkot Makassar Ambil Sampel 2.423 Warga

Published

on

Makssartoday.com, Makassar – Kegiatan swab massal di enam kecamatan di Kota Makassar yang dinilai sebagai episentrum Covid-19 berakhir hari ini, Kamis (17/9/2020), Kecamatan Tamalanrea, sebagai kecamatan terakhir.

Dari data yang dirilis oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar, ada sebanyak 831 warga di Tamalanrea berhasil di swab hari ini.

“Hasil belum ada karena akan diperiksa di Laboratorium. Semua belum ada hasilnya. Yang jelas selama swab massal ini berlangsung kami sudah mengambil 2.423 sampel warga,” kata Kepala Dinkes Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin saat dikonfirmasi.

Sebelumnya, di lima kecamatan lainnya telah digelar swab massal, antara lain Kecamatan Rappocini (11/9/2020) ada 103 warga yang diswab, hasilnya 6 warga dinyatakan positif Covid-19. Kemudian di Kecamatan Biringkanaya (12/9/2020) sebanyak 185 warga diswab hasilnya 11 warga dinyatakan positif Covid-19.

alterntif text

Selanjutnya di Kecamatan Panakukang (14/9/2020) ada 335 warga yang diswab, 5 diantaranya dinyatakan positif Covid-19 meskipun 31 sampel lainnya masih menunggu hasil laboratorium. Dan di Kecamatan Tamalate (15/9/2020) ada 542 warga yang diswab, satu diantaranya dinyatakan positif Covid-19 sesuai hasil pemeriksaan di mobil PCR.

Terakhir di Kecamatan Manggala (16/9/2020) ada 427 warga yang diswab. Hasilnya pun belum diketahui dan masih dalam pemeriksaan di laboratorium bersama beberapa sampel dari kecamatan lainnya.

Lebih jauh, Naisyah menyampaikan untuk warga yang dinyatakan positif Covdi-19 akan diarahkan ke Rumah Sakit (RS) rujukan Covid-19 untuk diisolasi.

“Kita arahkan untuk isolasi di rumah sakit. Selain itu kita akan tracing keluarganya, siapa yang punya kontak erat, termasuk sekitar rumahnya,” kuncinya.

Adapun untuk semu hasil swab baru akan diumumkan setelah hasilnya kelur dari laboratorium Unhas sebagai lokasi penelitiam sampel.

(Isak Pasabuan)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending