Warning! Dilarang Mobilisasi Massa Di Pengambilan Nomor Urut Paslon - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Politik

Warning! Dilarang Mobilisasi Massa di Pengambilan Nomor Urut Paslon

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Empat Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar yang akan berlaga di Pilwali Makassar tahun 2020 telah ditetapkan oleh KPU Kota Makassar pagi tadi, Rabu (23/9/2020). Dengan begitu, Undang-undang (UU) Pilkada secara otomatis juga mulai berlaku.

Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Makassar, Sri Wahyuningsih saat diwawancara mengatakan dalam UU Pilkada nomor 10 Tahun 2016 semua menyebutkan Pasangan Calon (Paslon).

“Karena sudah ada pasangan calon maka sudah mulai berjalan (pengawasan),” kata Sri melalui sambungan telepon selulernya, Rabu (23/9/2020).

Termasuk besok, Kamis (24/9/2020) pada saat pengambilan nomor urut disebut Sri akan mulai diawasi pihaknya. Muali dari pengarahan massa hingga pada penerapan protokol kesehatan akan diawasi.

“Jangan sampai mulai berkampaye besok. Itu tidak boleh karena belum masuk tahapanya. kampaye tanggal 26. Intinya tidak boleh ada kampanye dulu karena ada masanya kampanye,” tegasnya.

Sri mengingatkan agar Paslon tidak membawa massa pada saat pengambilan nomor urut. Apalagi ada arak-arakan dari massa pendukung.

alterntif text

“Insya Allah kami akan hadir berlima besok untuk memantau di Hotel Harper Makassar. Kita mau pastikan protokol kesehatan itu mereka laksanakan,” tungkasnya.

“Jadi di PKPU sudah diatur itu bagaimana pasangan calon menerapkan ptrokol kesehatan, berkampaye dengan protokol kesehata. Jadi itu masuk pelanggaran administrasi dan itu bisa dilaporkan ke pihak Bawaslu,” tambahnya.

Lebih jauh, kegiatan sosialisasi juga disebut sudah tidak boleh dilakukan dimana sebelumnya paslon gencar melakukan sosialisasi ke masyarakat. Tetapi setelah ada penetapan kegiatan sosialisasi itu sudah termasuk dalam kegiatan kampanye dimana paslon sudah memiliki visi dan misi.

Adapun untuk menampung laporan, Bawaslu Kota Makassar menyiapkan kanal pelaporan di web Bawaslu Makassar, atau melalui sambungan telepon. Termasuk datang langsung di kantor Bawaslu Makassar.

“Kalau ada bawa massa dan ada yang melapor ke kami, kami akan berkordinasi dengam pihak keamanan untuk melibatkan itu. Dan sayakira pihak kepolisan juga sudah komiten akan hal itu jadi tidak akan ada arak-arakan besok. Intinya tidak ada pengerahan massa besok. Kita berharap Paslon patuh akan hal itu,” kuncinya.

(Isak Pasa’buan)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending