Mayoritas Fraksi DPRD Makassar Setuju Pemukiman Kumuh Jadi Perda - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

Mayoritas Fraksi DPRD Makassar Setuju Pemukiman Kumuh Jadi Perda

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan dan Pemukiman Kumuh di Kota Makassar ditetapkan sebagai Peraturan Daerah (Perda) setelah disetujui sembilan fraksi DPRD Makassar.

Hal itu diungkapkan dalam Rapat Paripurna keenam masa sidang pertama tahun sidang 2020/2021, Rabu (30/9/2020) sore.

Sembilan fraksi yang sepakat itu diantaranya, Fraksi NasDem, Demokrat, PDI Perjuangan, Golkar, Gerindra, PAN, PPP, PKS, dan Fraksi Nurani Indonesia Bangkit (NIB).

Juru Bicara (Jubir) Fraksi PDI Perjuangan, Galmeria Kondorura mengapresiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menaruh perhatian khusus terhadap saudara yang mempunyai kekurangan tempat tinggal.

“Kami berharap Ranperda ini bisa meningkatkan kualitas perumahan kumuh, terlebih lagi ada langkah preventif untuk meningkatkan pemukiman kumuh tersebut,” ungkapnya.

alterntif text

Ia berharap agar nantinya Perda lebih tepat sasaran dan berguna, memberikan perhatian khusus terhadap pemukiman kumuh di Makassar.

“Kami berharap ada pengawasan lebih dari pemerintah dengan membangun koordinasi dengan Kementerian PUPR soal pendanaan nantinya. Kami menyetujui Ranperda Tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan dan Pemukiman Kumuh ditetapkan jadi Perda,” jelasnya.

Sementara itu, Jubir Fraksi Golkar, Andi Suharmika mengatakan, Ranperda Tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan dan Pemukiman Kumuh ini yang terdiri dari 94 pasal dimaksudkan menjadi landasan dalam melaksanakan pencegahan dan peningkatan kualitas terhadap perumahan dan pemukiman kumuh.

“Berpedoman dengan ketentuan hukum yang ada. Kami Fraksi Golkar menyetujui Ranperda Tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan dan Pemukiman Kumuh ditetapkan menjadi Perda,” bebernya.

(**)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending