KPU Makassar Tetapkan Tiga Kali Debat Kandidat, Mulai Minggu Pertama November - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Politik

KPU Makassar Tetapkan Tiga Kali Debat Kandidat, Mulai Minggu Pertama November

Published

on

alterntif text

Makassartoday.com, Makassar – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar telah menetapkan jadwal debat kandidat empat Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Makassar tahun 2020, termasuk tema debat.

Komisioner KPU Kota Makassar Divisi Sosialisasi, Endang Sari mengatakan debat kandidat nantinya akan dibagi dalam tiga sesi, dimana debat pertama dan kedua akan berlangsung pada bulan November.

Tema debat pertama akan mengusung isu seputar Sosial Budaya, Pendidikan, Keamanan, Lingkungan, Transportasi dan toleransi.

“Debat pertama, Minggu pertama November,” kata Endang melalui pesan WhatsApp, Selasa (20/10/2020).

Untuk debat kandidat kedua, KPU menjadwalkan bakal berlangsung di pekan terakhir bulan November. Temanya pun seputar Reformasi Birokrasi, Pelayanan Publik, Penataan Kawasan Perkotaan dan Ekonomi.

“Debat kedua, akhir November,” tungkasnya.

Sementara debat ketiga akan digelar bulan Desember, tepatnya tanggal 4 Desember 2020 atau lima hari jelang pemilihan di tanggal 9 Desember 2020 nanti.

Adapun tema yang akan dibahas dalam debat tersebut yakni seputar Kebijakan Covid-19, Penanganan Penanggulangan Narkoba, Perlindungan Terhadap Anak, Perempuan dan Disabilitas, Penanggulangan Kiskinan (Kependudukan dan Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat).

“Kalau debat yang terakhir, debat ketiga, itu sudah dijadwalkan nanti tanggal (4/12/2020),” tutur Endang.

Perihal tempat dan tanggal pasti kapan debat pertama dan kedua digelar belum disebutkan Endang.

“Nanti kami infokan ke teman-teman bila sudah ada tanggal pasti,” ujarnya.

Jadwal Debat Kandidat Paslon Dimulai Minggu Pertama November

Makassartoday.com, Makassar – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar telah menetapkan jadwal debat kandidat empat Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Makassar tahun 2020, termasuk tema debat.

Komisioner KPU Kota Makassar Divisi Sosialisasi, Endang Sari mengatakan debat kandidat nantinya akan dibagi dalam tiga sesi, dimana debat pertama dan kedua akan berlangsung pada bulan November.

Tema debat pertama akan mengusung isu seputar Sosial Budaya, Pendidikan, Keamanan, Lingkungan, Transportasi dan toleransi.

“Debat pertama, Minggu pertama November,” kata Endang melalui pesan WhatsApp, Selasa (20/10/2020).

Untuk debat kandidat kedua, KPU menjadwalkan bakal berlangsung di pekan terakhir bulan November. Temanya pun seputar Reformasi Birokrasi, Pelayanan Publik, Penataan Kawasan Perkotaan dan Ekonomi.

“Debat kedua, akhir November,” tungkasnya.

Sementara debat ketiga akan digelar bulan Desember, tepatnya tanggal 4 Desember 2020 atau lima hari jelang pemilihan di tanggal 9 Desember 2020 nanti.

Adapun tema yang akan dibahas dalam debat tersebut yakni seputar Kebijakan Covid-19, Penanganan Penanggulangan Narkoba, Perlindungan Terhadap Anak, Perempuan dan Disabilitas, Penanggulangan Kiskinan (Kependudukan dan Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat).

“Kalau debat yang terakhir, debat ketiga, itu sudah dijadwalkan nanti tanggal (4/12/2020),” tutur Endang.

Perihal tempat dan tanggal pasti kapan debat pertama dan kedua digelar belum disebutkan Endang.

“Nanti kami infokan ke teman-teman bila sudah ada tanggal pasti,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua KPU Kota Makassar, M. Faridl Wajdi juga menyampaikan rencana pelaksanaan debat paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar yang akan digelar sebanyak tiga kali.

“Debat pertama dan kedua kemungkinan kita gelar di Jakarta pada minggu pertama dan minggu terakhir di bulan November. Sedangkan debat yang ketiga kita akan lakukan di Makassar, tepatnya di awal bulan Desember atau dihari terakhir masa kampanye,” ujar M. Faridl Wajdi, d8 Rujab Wali Kota Makassar.

Menurutnya, dalam debat tersebut penerapan protokol kesehatan akan menjadi perhatian utama.

“Itu sudah jelas diatur dalam Peraturan KPU. Jadi hanya beberapa saja perwakilan dari setiap paslon yang hadir, termasuk perwakilan dari KPU dan Bawaslu yang juga dibatasi,” ujarnya.

(Isak Pasa’buan)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending