Bukan Tilang, Parkir Kendaraan Di Zona Bebas Parkir Cukup Dikenakan Tarif Khusus - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

Bukan Tilang, Parkir Kendaraan di Zona Bebas Parkir Cukup Dikenakan Tarif Khusus

Published

on

alterntif text

Makassartoday.com, Makassar – Pembahasan draft rancangan peraturan daerah (Ranperda) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Parkir Makassar Raya terus diggenjot oleh Panitia khusus (Pansus) di DPRD Makassar.

Sejak disepakati pada rapat paripurna prakarsa Ranperda Perumda Parkir oleh Bapemperda beberapa waktu lalu, Pansus sudah menggelar rapat sebanyak empat kali untuk mengupas pasal demi pasal, mulai dari bentuk dan ruang lingkup perusahaan hingga Tugas, Wewenang dan tanggungjawab Direksi Perusahaan.

Wakil Ketua Pansus, Nurul Hidayat mengatakan hingga hari ini, Rabu (21/10/2020) baru ada sebanyak 72 pasal yang di bahas dari 105 pasal yang ada dalam Ranperda tersebut.

“Besok kita akan lanjutkan, mudah-mudahan bisa berhasil selesai besok itu sampai Pasal 105 dan mudah-mudahan ketua pansus (William Lauren) juga sudah bisa hadir bersama kita,” kata Nurul sapaannya.

“Makanya saya suruh mereka supaya membuat catatan yang harus dibahas, supaya tidak terlalu banyak perdebatan, sudah bisa langsung kita tahu apa permasalahan di pasal-pasal itu dan apa yang harus ditambah atau dikurangi,” tambahnya.

Dalam draf Ranperda Perumda Parkir Makassar Raya disebut ada banyak pasal yang diperbaiki, seperti masalah hak, kewajiban, tugas-tugas dan tanggung jawab dari dewan direksi, badan pengawas dan pegawai Perumda Parkir sendiri.

“Jukir (juru parkir) kita belum bahas. Ada di BAB selanjutnya,” tungkasnya.

Selain itu, legislator Golkar itu juga mengatakan retribusi parkir turut ikut di bahas. Namun bukan soal kenaikan tarif melainkan akan ada zona-zona yang larang parkir, namun jika ada yang parkir di zona tersebut akan dikenakan biaya parkir di atas dari biaya parkir yang selama ini diterapkan yakni kendaraan roda dua Rp3.000 dan kendaraan roda empat Rp5.000.

Baca Juga : Parkir Sembarangan depan MP, Roda Mobil Digembok serta Tilang di Tempat

“Kenaikan itu tidak, mungkin itu di masalah lahan bebas parkir misalnya yang akan digunakan kalau di situ ada pelarangan dan tetap parkir akan dilakukan begitu (kenaikan tarif), besarnya parkir itu Rp3.000, mungkin Rp5.000 atau Rp15.000 kalau dia tidak mau yah jangan parkir di situ,” terangnya.

Rapat ini dipimpin Wakil Ketua Pansus Nurul Hidayat didampingi Sekretaris Pansus Nasir Rurung di ruang Badan Anggaran DPRD Kota Makassar.

Baca Juga : Dianggap Lemah, Dewan Didesak Evaluasi Penerapan Perwali Bebas Parkir

Sekedar diketahui, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar dan Satuan Lalu Lintas Polrestabes Makassar selama ini gencar melakukan penindakan terhadap kendaraan parkir pada ruas jalan yang ditetapkan sebagai zona bebas parkir.

Penindakan yang dilakukan selama ini dengan sanksi gembok roda atau pemberian tilang di tempat.

Namun dengan adanya usulan pasal tarif khusus tersebut, keberadaan kendaraan di area bebas parkir dapat dimungkinkan, dengan syarat membayar jasa parkir di atas tarif normal.

(Isak Pasa’buan)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending