Survei KPK : 82,3 Persen Cakada Mengaku Dibantu Donatur - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Nasional

Survei KPK : 82,3 Persen Cakada Mengaku Dibantu Donatur

Published

on

alterntif text

Makassartoday.com, Makassar – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi  Alexander Marwata mengimbau para pasangan calon kepala daerah agar menyampaikan laporan sumber dan penggunaan dana untuk pembiayaan pilkadanya secara jujur.

“Hal ini untuk melindungi calon kepala daerah dan guna mewujudkan pilkada berintegritas yang menghasilkan kepala daerah yang bebas benturan kepentingan,” ujar Alex saat menyampaikan pembekalan kepada calon kepala daerah dan Penyelenggara Pilkada Serentak Tahun 2020 di wilayah Sumsel, Banten, Kalteng, dan Sulteng, yang diselenggarakan di Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (22/10/2020) kemarin.

Menurut Alex, dalam setiap pemilu atau pilkada KPK selalu bekerja sama dengan KPU dan Bawaslu agar pilkada berjalan jujur, dan supaya para calon kepala daerah menyampaikan laporan pendanaan itu secara jujur dan berintegritas.

“Sejak KPK berdiri ada lebih 100 kepala daerah yang berperkara atau terkait dengan pihak berperkara yang ditangani KPK,” ujar Alex.

Di sisi lain, kata Alex, hasil survei KPK dan sejumlah pihak memperlihatkan ada selisih antara biaya pilkada dengan kemampuan harta pribadi para calon.

Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan oleh para calon Kepala Daerah, total kekayaan pasangan calon tidak mencukupi untuk membiayai ongkos pilkada.

Hasil survei KPK pada 2018 juga menemukan bahwa sebesar 82,3 persen dari seluruh pasangan calon yang diwawancarai menyatakan adanya donatur dalam pendanaan Pilkada, karena adanya gap antara biaya Pilkada dan kemampuan harta calon.

(**)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending