Ada Yang Hambat Proyek Pedestrian Metro Tanjung Bunga, NA : Kita Akan Sikat! - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

Ada Yang Hambat Proyek Pedestrian Metro Tanjung Bunga, NA : Kita Akan Sikat!

Published

on

alterntif text

Makassartoday.com, Makassar – Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah (NA) tak menampik jika ada pihak-pihak yang ingin menghambat proses pengerjaan proyek Pedestrian Jalan Metro Tanjung Bunga. Hal itu ia ungkapkan saat menghadiri peresmian Groundbreaking atau peletakan batu pertama di depan Anjungan Danau Dayung Tanjung Bunga, Sabtu (24/10/2020).

NA dihadapan, Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin dan Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo serta Forkompimda dan perwakilan PT. GMTD mengaskan bahwa dirinya siap mempertaruhkan nyawa jika proyek yang disebutnya sebagai Landmark baru di Makassar itu dihalang-halangi oleh pihak tertentu.

“Insya Allah, Pedestrian Jalan Metro Tanjung Bunga akan menjadi Landmark Makassar yang baru. Apalagi, Makassar merupakan etalase kawasan timur Indonesia, makanya saya siap pertaruhkan nyawa saya demi kota ini. Kita tahu, ada pihak-pihak yang mencoba menghambat proses ini, namun itu akan kita sikat demi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, NA juga menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada sejumlah pihak yang dianggapnya telah menunjukkan ketulusan yang besar membantu mewujudkan pembangunan ikon baru Makassar ini demi kesejahteraan masyarakat kota Makassar.

“Alhamdulillah, pembangunan ini terwujud berkat keikhlasan sejumlah orang-orang tulus yang menyumbangkan lahannya secara gratis untuk di manfaatkan demi kepentingan orang banyak. Untuk itu kami berterima kasih kepada Pak Aksa Mahmud, Pak James Riady, Ibu Mufidah Kalla, juga Pak Chairul Tanjung yang telah memperlihatkan kepeduliannya yang besar untuk kemajuan Kota Makassar,” ujar  NA.

Di juga berjanji akan mengalokasikan anggaran di Pempov Sulsel untuk membantu penyelesaian tahap kedua pembangunan proyek tersebut pada tahun depan.

Baca Juga : Dewan: Proyek Infrastruktur Jangan Hanya Terpusat di Tanjung Bunga

Di tempat yang sama Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin mengatakan bahwa pembangunan tahun ini merupakan fase pertama yang akan di lanjutkan pada tahun depan dengan alokasi anggaran sebesar Rp250 miliar.

“Ini momentum kita mulai betul-betul membangun Makassar berdasarkan perencanaan sebagai kota metro yang menjadi harapan masyarakat, bukan sekedar untuk menghabiskan anggaran APBD yang berkisar Rp4 triliun dalam setahun. Yang kita bangun hari ini Insya Allah akan memberi multiplier effect terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, menguatkan Makassar sebagai kawasan pariwisata dan daya tarik investasi,” ujarnya.

Baca Juga : Tidak Prioritas, Anggaran Proyek Trotoar Tanjung Bunga Rp130 Miliar Tuai Sorotan

Sementara Ketua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo yang juga hadir memberikan sambutan mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung program pemerintah Kota Makassar yang sifatnya untuk kepentingan masyarakat. Apalagi Pedestrian jalan Metro Tanjung Bunga rencananya akan bersalin muka sebagai ikon baru Kota Makassar.

“Kami berharap, Nindya Karya selaku pelaksana proyek pembangunan ini bekerja secara profesional, tepat waktu dan mampu menjawab keraguan publik menyusulnya sedikitnya waktu yang tersisa,” ujarnya.

Direktur Utama (Dirut) PT Nindya Karya (Persero), Ir. Haedar A Karim yang turut hadir menyampaikan komitmennya untuk menyelesaikan proyek tersebut sesuai waktu yang direncanakan.

“Ini adalah proyek kebanggaan bagi kami untuk kota Makassar. Tentu saja jabatan kami pertaruhkan demi hadirnya ikon baru di kota ini, sekaligus menjadi legacy kita bersama di kemudian hari. Saya akan memonitor secara terus menerus, melihat progress dilapangan sehingga apa yang kita kerjakan ini menjadi kebanggan baru seluruh warga kota Makassar,” jelasnya.

Sekdar diketahui, proyek pedestrian Jalan Metro Tanjung Bunga memiliki lebar 50 meter dan panjang 6 kilometer, sekaligus menjadikan ruas jalan ini sebagai salah satu jalan terlebar di Indonesia.

Selain itu, fasilitas umum ini juga di dukung oleh hadirnya pedestrian yang ikonik dan jalur sepeda selebar 6,6 meter, jalur hijau 2 meter, jalur lambat 4,8 meter, serta dilengkapi dengan amfiteater yang akan menjadikan Kawasan ini sebagai daya tarik baru di kota Makassar.

(**)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending