7 Tahun Bergulir, Kasus Dugaan Korupsi Bandara Buntu Kunyi Masuki Babak Baru - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Hukum & Kriminal

7 Tahun Bergulir, Kasus Dugaan Korupsi Bandara Buntu Kunyi Masuki Babak Baru

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Penyidik Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel menerima hasil penyidikan sudah dinyatakan lengkap (P-21) kasus dugaan korupsi pembebasan lahan proyek bandara Buntu Kunyi, di Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja dari dari Jaksa Peneliti Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel. 

Dengan demikian, dugaan kasus korupsi tersebut dinyatakan lengkap dan ditingkatkan ke tahap penuntutan.

Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dir Ditresmsus) Polda Sulsel, Kombes Pol Widoni Fedri mengatakan, kasus tersebut telah bergulir kurang lebih 7 tahun akhirnya masuk tahap penuntutan.

“Setelah sebelumnya berkas tersebut telah bolak balik selama 7 tahun, dan sempat 4 kali disupervisi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu, akhirnya P-21, ” kata Widoni, Jumat (8/1/2021).

Menurtnya, molornya kasus tersebut karena berkas kasus tersebut sering dikembalikan oleh tim jaksa peneliti Kejati karena belum cukup bukti, termasuk adanya beberapa syarat formil dan syarat materil yang belum terpenuhi.

“Setelah kami berkoordinasi secara intens dengan pihak Kejati Sulsel, akhirnya berkas perkara itu dinyatakan lengkap,” ucap Widoni.

Namun, berkas yang dinyatakan lengkap itu hanya satu orang tersangka yaitu tersangka mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Tana Toraja, Enos Karoma. Sedangkan berkas perkara tujuh tersangka lainnya menyusul untuk di P-21 kan. 

“Untuk pelimpahan tahap dua tersangka lainnya, nanti akan dilimpahkan secara serentak ke Jaksa Penuntut Umum (JPU). Setelah berkasnya dilengkapi oleh penyidik,” lanjutnya.

Diketahui penyidikan kasus ini telah bergulir pada tahun 2014 hingga tahun 2020 ini. Di awal tahun ini perkara tersebut akhirnya menemui titik terang.

Diketahui dalam kasus tersebut ada delapan orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka bahkan sempat menjalani masa penahanan. Namun karena kurang cukup bukti, kedelapan tersangka keluar demi hukum, karena masa tahanannya telah habis.

Antara lain mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Tana Toraja Enos Karoma, Kepala Bappeda Yunus Sirante, Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Haris Paridy, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi Informatika Pos dan Telekomunikasi Agus Sosang, Mantan Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Yunus Palayukan, Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman Gerson Papalangi, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Zeth John Tolla, dan Camat Mengkendek Ruben Rombe Randa.

(Irsal)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending