Peserta BPJS Masuk Daftar Penerima Vaksin, Makassar Tunggu Petunjuk Pusat - Makassar Today
Connect with us

Sulsel

Peserta BPJS Masuk Daftar Penerima Vaksin, Makassar Tunggu Petunjuk Pusat

Published

on

alterntif text

Makassartoday.com, Makassar – Penyuntikan vaksin Covid-19 di Kota Makassar yang dimulai hari ini, Kamis (14/1/2020) belum bisa dinikmati masyarakat umum. Tahap pertama vaksinasi diperuntukan kepada tenaga kesehatan (nakes) dan pejabat publik.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Agus Djaja Said saat dikonfirmasi Makassartoday.com mengatakan, penyuntikan vaksin Covid-19 pada masyarakat umum belum bisa dilakukan lantaran regulasi dari pemerintah pusat belum ada.

“Saya belum dapat infonya (pemberian vaksin) itu. Sampai sekarang belum ada petunjuknya untuk vaksinasi masyarakat. Baru ada untuk nakes dan pejabat publik. Tadi ituji pencanangannya,” kata Agus lewat telepon selulernya, Kamis (14/1/2021).

Namun, terkait aturan umumnya, Agus menyampaikan harus berusia di atas 18 tahun hingga 59 tahun. Termasuk kata dia orang-orang yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid juga tidak bisa disuntik vaksin Covid-19.

Lebih jauh ia menjelaskan, sebelum disuntikkan vaksin Covid-19, orang tersebut harus melewati yang namanya screening dengan menjawab 16 pertanyaan.

“Harus sehat, sebelum divaksin discreening dulu. Tekanan darahnya apakah normal, karena kalau tidak normal tekanan darah nya maka akan ditunda dulu. Apakah dia punya penyakit komorbit, tidak jantung, tidak diabetes,” tungkasnya.

“Banyak sekali pertanyaan, ada 16 kali pertanyaan. Kalau ada salah satu pertanyaan yang dia jawab ia, itu bisa menunda vaksinasinya mereka,” tambahnya.

Sementara itu, saat ditanyai apakah peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) akan ikut masuk dalam daftar penerima vaksin Covid-19 nantinya, Agus pastikan akan masuk.

Namun perihal apakah akan gratis ia mengaku belum mengetahui termasuk proses jual beli diluar dari rumah sakit yang telah ditentukan pemerintah atau klnik-klinik kesehatan.

“Pasti akan menerima peserta BPJS,” ujar Agus.

(Isak Pasa’buan)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending