Kemensos Bangun Dapur Umum Bagi Korban Gempa Sulbar, Berikut Titiknya! - Makassar Today
Connect with us

Nasional

Kemensos Bangun Dapur Umum Bagi Korban Gempa Sulbar, Berikut Titiknya!

Published

on

alterntif text

Makassartoday.com, Makassar – Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) bangun enam posko dapur umum bagi korban gempa di Sulawesi Barat (Sulbar). Enam dapur umum tersebut berasal dari Provinsi Sulbar, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Enam dapur umum tersebut adalah untuk memenuhi kebutuhan dasar bagi para penyintas gempa di Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene sebagai kabupaten yang sangat terdampak getaran gempa berkekuatan 6,2 magnitudo yang terjadi, Jumat (15/1/2020) lalu.
 
“Seluruh masakan kita sebarkan ke lokasi pengungsi, atau bagi yang lokasi pengungsiannya dekat bisa langsung mengambil”, ujar Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos, M Safii Nasution, Minggu (17/1/2021).

“Satu mobil dapur umum lapangan dapat memasak 2000 makanan. Sehari kita salurkan dua kali. Jadi totalnya mencapai 24.000”, tambahnya.

Menurut dia, rencananya posko dapur umum difokuskan di satu titik, yakni Kantor Gubernur Sulbar. Hal ini demi distribusi dan komunikasi berada dalam satu komando. Selanjutnya makanan akan didistribusikan ke 97 posko pengungsian yang terdaftar di Dinas Sosial, Sulbar.

“Untuk memudahkan pengontrolan Gubernur minta semua dapur umum dalam satu titik yaitu di kantornya,” ujarnya.

Safii menyebut situasi di Sulbar saat ini belum sepenuhnya kondusif. Namun, pemerintah berupaya semaksimal mungkin memenuhi kebutuhan dasar seluruh korban.

Lebih jauh, Safii menyampaikan pengungsi korban Gempa Sulbar akan dipusatkan di Stadion. Tersebarnya titik pengungsian di Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene menyulitkan distribusi makanan dan bantuan lainnya.

Untuk itu, bagi pengungsi yang berada di Kabupaten Mamuju, Kemensos bersama Pemprov Sulbar mengambil kebijakan mengumpulkan mereka dalam satu lokasi yaitu di stadion Manakarra, Mamuju.

Untuk menghindari penyebaran Covid-19, Safii mengaku telah mengirimkan tenda pengungsi Covid-19 yaitu tenda yang menggunakan pembatas dan adanya ventilasi di setiap ruangnya.

“Kita siapkan 10 tenda untuk sementara dan bisa nambah tergantung jumlah pengungsi,” tegasnya.

Selain itu, Kemensos juga menyediakan genset untuk memenuhi kebutuhan listrik bagi pengungsi. “Kita juga pastikan semua kebutuhan listrik terpenuhi. Masyarakat bisa charge HPnya agar mereka bisa berkomunikasi dengan keluarganya,” lanjut Safii.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Sulawesi Tengah, Mumu Suherlan mengaku membawa tiga mobil dapur umum lapangan (dunlap) yaitu dari mobil dunlap propinsi, Kabupaten Donggala dan Sigi untuk membantu penyediaan makanan korban gempa di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

“Kita berangkat hari Jumat pagi jam enam setelah mendapat arahan dari Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Pepen Nazaeuddin, dengan menempuh perjalanan 12 jam dari kota Palu,” jelas Mumu.

Selain mengerahkan Dulap, dikatakan Mumu dinsos Sulteng juga mengerahkan pilar sosial seperti Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Tagana guna memasak makanan siap saji bagi pengungsi dan relawan yang membantu evakuasi korban gempa.

“Kita bawa 9 TKSK dan 40 Tagana dari Sulteng. Semua kita kerahkan untuk bantu penyediaan makanan di tiga titik Dunlap^, tambah Mumu. (rls)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending