Pemkab Gowa Kembali Terapkan WFH, Enam Instansi Ini Tetap Berkantor - Makassar Today
Connect with us

NEWS

Pemkab Gowa Kembali Terapkan WFH, Enam Instansi Ini Tetap Berkantor

Published

on

alterntif text

Makassartoday.com, Gowa – Pemerintah Kabupaten Gowa kembali menerapkan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) sejak Senin 18 hingga 29 Januari 2021 mendatang. Meski demikian dalam situasi ini, enam instansi lain tetap melakukan pelayanan kepada masyarakat.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan, kebijakan ini dilakukan guna menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2021, Perda Kabupaten Gowa Nomor 2 Tahun 2020 dan Peraturan Bupati Gowa Nomor 48 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Selain itu instruksi bekerja dari rumah juga sebagai upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang semakin meningkat.

“Jadi ASN yang berkantor hanya 50% dari jumlah pegawai dengan ketentuan 2 hari masuk kantor dan 2 hari menjalankan tugas kedinasan dengan bekerja di rumah/tempat tinggalnya dan ASN yang berumur 50 Tahun keatas jam kerjanya sampai dengan pukul 15.00 Wita,” kata Adnan. Rabu (20/1/2021).

Kendati, ada sejumlah SKPD pelayanan yang tetap menjalani aktivitas seperti biasa dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Dengan begitu layanan terhadap masyarakat tetap dilakukan dengan baik.

“Beberapa SKPD yang tetap bekerja seperti biasa, seperti Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf, Puskesmas pada Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Pemadam Kebakaran dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Mereka bekerja seperti biasa dengan menerapkan protokol kesehatan,” tutur Adnan.

Sementara menurut Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Gowa, Muh Basir jikawork From Home (WFH) ini bukan berarti ASN libur, akan tetapi ASN tetap bekerja seperti biasa dan membuat laporan harian dari rumah.

“WFH bukan berarti mereka tidak bekerja. Tetap dia dianggap kerja, cuma dia kerjanya di rumah dan bukan berarti juga mengurangi kinerja, mereka tetap harus bekerja dengan baik,” demikian Basir.

(Afrilian Cahaya Putri)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending