Danny Beberkan Dua Nama Tim Transisi Pemkot Makassar - Makassar Today
Connect with us

Sulsel

Danny Beberkan Dua Nama Tim Transisi Pemkot Makassar

Published

on

alterntif text

Makassartoday.com, Makassar – Dua nama dari lima yang akan menjadi Tim Transisi Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar diumumkan Wali Kota Makassar terpilih, Mohammad Ramdhan Pomanto. Dua nama itu adalah mantan Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Prof Yusran Jusuf dan Pakar Hukum Tata Negara, Prof Alimuddin Ilmar.

Dari lima yang direncanakan Mohammad Ramdhan Pomanto alias Danny, nantinya akan memiliki latar belakang yang berbeda. Namun terkait siapa tiga orang lainnya Danny mengatakan menunggu rekomendasi dari DPRD Kota Makassar.

“Nama-nama tim transisi itu berdasarkan rekomendasi dari Ketua DPRD Kota Makassar (Rudianto Lallo). Saya minta dia berikan rekomendasi, saya masih buta-buta ini,” kata Danny, Senin (25/1/2021).

Permintaan rekomendasi nama-nama pada Rudianto Lallo disebut tak ingin bertindak secara gegabah. Danny mengatakan akan bergerak secara terukur, adil, dan transparan untuk menata ulang pemerintahan yang sehat dan bersih di Kota Makassar.

Selain itu, Danny mengatakan, tim transisi akan fokus pada pandemi Covid-19. Ia ingin memastikan agar masyakarat Makassar terbebas dari pandemi ini. Bahkan, dirinya merancang satu skenario untuk mengintervensi penularan virus.

“Saya ingin memastikan bahwa pelayanan masyakarat di kota Makassar berjalan dengan baik, transparan, dan akuntabel. Dan fokus utama masalah pandemi ini,” ujar Danny.

Danny juga menegaskan akan kembali menerapkan program Sombere’ Smart City yang merupakan program solutif untuk mengurai permalasahan di kota.

“Sombere’ adalah kearifan kota Makassar yang berarti hospitality, keramahan yang menjadi karakter Makassar,” ungkapnya.

Konsep ini bahkan telah diakui secara nasional dan internasional. Hal itu terbukti dalam Smart City Index tahun 2019 yang dikeluarkan The IMD World Competitiveness Center Smart Ciy Observartory, Kota Makassar berada di peringkat 80. Sementara Jakarta diposisi 81 dari 102 negara.

(rls)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending