Pemkab Gowa Tertibkan Tambang Liar, Penambang Wajib Penuhi Syarat Ini! - Makassar Today
Connect with us

Sulsel

Pemkab Gowa Tertibkan Tambang Liar, Penambang Wajib Penuhi Syarat Ini!

Published

on

alterntif text

Makassartoday.com, Gowa – Maraknya tambang liar yang beroperasi membuat Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengambil sikap tegas. Menurutnya, persoalan tambang harus menjadi perhatian semua pihak. Kolaborasi pemerintah daerah dan sejumlah pihak berwenang sangat penting.

“Berkaitan dengan tambang, tambang itu harus menjadi perhatian kita bersama. Sehingga dalam rangka menertibkan tambang-tambang liar tersebut harus ada kolaborasi, ada perpaduan antara pemerintah Kabupaten dan tentu dibantu dengan Kodim 1409 dan juga Polres, dibantu juga dengan pemerintah provinsi dan juga Polda bersama dengan Kodam,” tutur Adnan, Senin (25/1/2021).

Persoalan tambang juga kata Adnan melibatkan tiga pemerintahan dari semua jenjang yang ada baik kabupaten, provinsi dan Balai.

Menurut Adnan, Pihak Pemda sebagai pihak yang berhak mengeluarkan rekomendasi juga tidak bisa membendung siapapun yang hendak meminta rekomendasi.

Sehingga Adnan meminta kepada kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSPJ) Adenan Rasyid untuk memberikan Surat Keterangan (Suket) kepada para pemilik tambang bahwa lokasi tambangnya berada pada titik koordinat yang memang diperbolehkan untuk dilakukan penambangan.

“Makanya saya sampaikan kepada kepala Balai, kalau bisa setiap orang yang mengajukan rekomendasi izin tambang ke pemerintah kabupaten gowa. Harus ada keterangan dari kepala balai bahwa tambangnya berada pada titik koordinat yang memang diperbolehkan untuk dilakukan penambangan,” kata Adnan.

Adnan bahkan telah meminta kepada Adenan Rasyid saat kunjungannya ke Gowa beberapa waktu lalu, untuk dibuatkan titik koordinat yang jelas dimana lokasi yang bisa dilakukan penambangan dan dimana yang tidak bisa dilakukan penambangan.

“Karena kita tidak bisa membendung orang-orang yang datang ke kita untuk minta rekomendasi. Tetapi persoalan apakah ini pantas dan layaknya itu bukan Pemda. Karena yang mengetahui bahwa itu berada di titik koordinat yang memang diperbolehkan adalah pihak Balai,” demikian Adnan.

(Afrilian)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending