Danny Akan Gunakan Pendekatan Teknologi Di Penanganan Pandemi - Makassar Today
Connect with us

Sulsel

Danny Akan Gunakan Pendekatan Teknologi di Penanganan Pandemi

Published

on

alterntif text

Makassartoday.com, Makassar – Wali Kota Makassar terpilih, Moh Ramdhan Pomanto mempersiapakan sejumlah langkah strategis di awal masa pemerintahannya nanti.

Danny, begitu ia akrab disapa, bahkan telah membentuk tim transisi sebagai formasi awal gerbong birokrasi baru jelang pelantikannya bersama Fatmawati Rusdi, awal Februari mendatang.

Salah satu langkah strategis yang akan dilakukan Danny, usai pelantikan nanti adalah lunching Program Smart City yang menggabungkan teknologi dalam percepatan penanganan Covid-19 di kota Makassar.

“Permasalahan besar yang melanda kota harus diselesaikan dengan menggunakan kekuatan besar yang melibatkan teknologi. Termasuk dengan membangun digital spasial yang bertujuan untuk memasifkan sebaran informasi yang mampu membuka mata warga dan menyentuh hati mereka untuk bergerak bersama, berjuang bersama,” kata Danny usai menggelar Webinar Smart City yang digelar Rekaspasial Indonesia, Rabu (27/1/2020), kemarin.

“Insyaallah, segera setelah dilantik, kami akan melakukan launching aplikasi berbasis smart city dalam upaya percepatan penanggulangan pandemik Covid-19,” sambungnya.

Danny menambahkan, bahwa beberapa inovasi Smart City yang pernah dijalankan pada masa periode pertama pemerintahannya telah mendapat pengakuan dunia.

“Saat saya membahas beberapa contoh inovasi yang telah kami lakukan pada periode lalu dan berhasil mendapat pengakuan dunia,” kata Danny.

Ia juga sepakat dengan pemaparan Ketua Umum IAP Indonesia, Dr. Phil Andy Simarmata, S.T, M.Si mengenai tolak ukur kemajuan kota.

“Melalui webinar itu, saya kembali menegaskan bahwa konsep smart city adalah sebuah keharusan. Dalam dunia global, ini justru hal yang sudah biasa.Semua yang kita obsesikan untuk kemajuan kota, harusnya bisa dikomunikasikan dengan pemerintahan. Birokrasi seharusnya tidak menjadi halangan,” tegasnya.

“Begitupun dengan sosialisasinya. Sehebat apapun konsep smart city, jika tidak mampu tersampaikan dengan baik, maka akan sulit diterima. Karena tujuan utama konsep smart city adalah memudahkan urusan warga,” pungkasnya.

Dalam momen itu pula, hadir dosen perencanaan wilayah dan kota dari ITB, Ridwan Sutriadi, S.T. M.T., Ph.D. dengan teori-teori perspektif perencanaan kota juga sangat menarik.

(*)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending