Bassi Barania Diberi Kewenangan Usulkan Pergantian Camat Dan Lurah - Makassar Today
Connect with us

Sulsel

Bassi Barania Diberi Kewenangan Usulkan Pergantian Camat dan Lurah

Published

on

alterntif text

Makassartoday.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto bakal membentuk komunitas Influnser Lokal yang diberi nama Bassi Barania (Bugis Maakassr) atau dalam bahasa Indonesia disebut Besi Berani.

Bassi Barania terdiri dari para tokoh masyarakat yang dianggap memiliki pengikut atau pengaruh di wilayah masing-masing.

Bassi Barania nantinya bisa diisi para Pelaksana tugas (Plt) Ketua RT-RW yang telah mengantongi Surat Keputusan (SK) Wali Kota Makassar.

Pengangkatan Plt itu sendiri dijadwalkan berlangsung pada pekan depan, pasca penonaktifan Ketua RT-RW se-kota Makassar.

Adapun salah satu kewenangan yang diberikan Danny kepada Bassi Barania, yakni mengusulkan pergantian para lurah dan camat di wilayah masing-masing, jika dianggap tidak menjalankan tugas dengan baik.

“Bassi Barania, bisa saja menjadi bagian dari RT-RW yang saya berikan pelimpahan kewenangan sebagai tokoh masyarakat yang akan menilai lurah dan camat dan memiliki hak mengusulkan jika performa camat dan lurah di bawah standar atau mengecewakan masyarakat atau membuat masyarakat sakit hati, bahkan mengintimidiasi masyarakat, maka Bassi Barania di setiap kelurahan bisa mengusulkan pergantian lurah dan camat,” tegas Danny dalam konferensi pers yang dilaksanakan sevara virtual, Rabu (7/4/2021).

“Jadi sebatas mengusulkan, janganki lagi kasi takut-takut lurah sama camat, bilang pastimi diganti, belum tentu juga. Yah, paling tidak masyarakat punya kekuasaan dan RT-RW bisa masuk dalam bagian itu,” sambungnya.

Danny juga mengatakan, pergantian RT-RW menggunakan peraturan yang baru, dimana sebelumnya pengangkatan RT-RW menggunakan SK lurah.

“Aturan sebelumnya lurah mengangkat RT-RW, maka saya akan merubah bahwa yang mengangkat RT-RW adalah langsung Wali Kota Makassar,” tegas Danny.

Aturan baru itu, lanjut Danny, juga dapat mengangkat harkat dan martabat RT-RW ke depan, dimana mereka tak lagi mengandalkan SK pengangkatan dari lurah, melainkan langsung Wali Kota Makassar.

“Kenapa saya lakukan ini? Karena insya Allah dalam waktu bersamaan saya akan angkat Bassi Barania sebagai Lokal Influenser atau orang-orang yang memiliki pengikut yang tercatat dalam aplikasi kami yang akan kami SK-kan menjadi bagian dari pembangunan kota Makassar,” ucapnya.

“Alangkah lucunya jika nanti yang lantik RT-RW adalah lurah dan RT-RW yang masuk di Bassi Barania yang menilai kembali kinerja lurah dan camat, karena nanti sikongkolo (kerja sama), jadi nanti saya akan sempurnakan sistem ini,” sambungnya.

Danny kembali menegaskan, bahwa keputusannya tersebut akan dilaksanakan secara fair, tidak didasari suka atau tidak suka, tetapi berdasarkan sistem.

“Insya Allah, RT-RW yang tidak malas, loyal dan berdikasi saya jadikan Plt hingga 2022,” jelas Danny.

Berikutnya, Danny menyebut RT-RW ke depan akan menjadi bagian penting dari pendapatan kota Makassar, dimana Danny nantinya akan mengambil sistem perpajakan berbasia wilayah dan tidak lagi berbasis jenis pajak. Sehingga, lanjutnya, RT-RW menjadi hal terpenting dalam tonggak pendapatan kota Makassar.

“Saya tidak ingin ada RT-RW yang tidak bekerja sama dengan Pemerintah Kota Makassar, apalagi patotoai (membangkang),” pungkasnya.

(Nurul)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending