PKM Makassar Diperpanjang, Jemaah Tarawih Dibatasi 50 Persen - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

PKM Makassar Diperpanjang, Jemaah Tarawih Dibatasi 50 Persen

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kembali memperpanjang Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) selama 14 hari, mulai 6 April hingga 19 April 2021.

Perpanjangan PKM tertuang dalam Surat Edaran (SE) dengan nomor : 443.01/153/S.Edar/Kesbangpol/IV/2021 yang ditandatangani oleh Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto.

Salah satu poin yang tertera dalam Surat Edaran PKM ini, yaitu jumlah jemaah salat Tarawih dan Witir di masjid dengan pembatasan kapasitas maksimal 50 persen dan melalui penerapan protokol kesehatan secara ketat.

Berikut 10 poin imbauan PKM :

1. Fasilitas Umum, Cafe, Restoran dan Rumah Makan, Warkop, dan Game Center, diizinkan sampai jam 22.00 Wita mulai Tanggal 06 April 2021 sampai Tanggal 19 April 2021.

2. Pembatasan jam operasional untuk pusat perbelanjaan/mall sampai dengan pukul 21.00 dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat.

3. Untuk menghormati Bulan Suci Ramadan, maka kegiatan usaha Karaoke, Rumah Bernyanyi Keluarga, Club Malam, Diskotik, Live Music, Pijat/ Refleksi, dan semacamnya termasuk sarana penunjang Tempat Hiburan yang ada di
Hotel ditutup mulai pada Tanggal 13 April – 17 Mei 2021 pukul 07.00 Wita.

4. Pelaksanaan Salat Tarawih dan Witir di Masjid dengan pembatasan kapasitas maksimal 50% (lima puluh persen) dan melalui penerapan protokol kesehatan secara ketat.

5. Untuk mencegah penularan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), maka jamaah yang telah menerima vaksinasi COVID-19 dan penyintas dapat melaksanakan ibadah Shalat Tarawih dan Witir di dalam Mesjid dan yang belum menerima vaksinasi COVID-19, melaksanakan ibadah di halaman Mesjid.

6. Untuk pelaksanaan angka 4 dan angka 5, pengurus Mesjid wajib menunjuk petugas yang memastikan penerapan protokol kesehatan pada seluruh rangkaian ibadah Shalat Tarawih dan Witir.

7. Khusus Usaha Jasa Makanan dan Minuman (Rumah Makan, Café, Restoran) pada saat membuka usahanya pada siang hari, diminta untuk melakukan pengaturan sedemikian rupa sehingga tidak
bersifat demonstratif yang dapat menganggu pelaksanaan ibadah puasa bagi yang menjalankannya.

8. Para Pelaku usaha wajib melaksanakan dan menerapkan Protokol Kesehatan
kepada para pelanggan atau pengunjung.

9. Para Camat dan Lurah selaku Ketua Satgas dengan berkoordinasi Master Covid Kecamatan.

10. SATGAS Covid 19 melaksanakan pemantauan.

(*/Ilustrasi)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending