Connect with us
alterntif text

NEWS

Untuk Biaya Sekolah, Bocah di Pinrang Telah Curi 18 Motor

Published

on

By

alterntif text

Tim Buser Polres Pinrang menangkap dua pelaku pencurian bersama barang bukti 18 sepeda motor hasil curian di tempat kejadian perkara yang tersebar di Pinrang, Sidrap, dan Parepare, Sulawesi Selatan.

Mirisnya, salah satu pelaku masih berusia ABG yang putus sekolah, SK, 14 tahun. SK yang merupakan warga Desa Bakaru, Kecamatan Lembang, ditangkap di kediaman rekan komplotan pencurian kendaraan bermotor yang telah melakukan pencurian di 39 TKP, berinisial MS, 45 tahun, di Daerah Duampanua, Selasa dinihari, 15 September 2015.

“Salah satu pelaku itu anak di bawah umur. Dia tidak lanjut setelah tamat SMP tahun ini,” ujar Kepala Kepolisian Resor Pinrang Ajun Komisaris Besar Adri Irniadi saat menggelar barang bukti di halaman kantor Polres Pinrang, disaksikan sejumlah awak media, Rabu, 16 September 2015.

Menurut Andri, komplotan pencurian motor ini sudah melakukan aksinya sejak tahun 2012. Tercatat di tiga polres setidaknya ada 39 TKP, dan 18 motor hasil curian sudah dibawa ke Polres Pinrang.

“Kami sudah mengantongi rekan mereka, setidaknya ada sembilan orang yang masih buron,” terangnya.

Adri, yang didampingi Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pinrang Ajun Komisasir Yoyok Dwi Purnomo, menjelaskan, komplotan ini menjual satu motor hasil curian dengan harga Rp 3 juta. Cara kerja mereka terorganisasi. Selain mengambil motor yang diparkir di jalan, mereka berani memasuki rumah kosong dan mengambil motor menggunakan kunci T.

“Mereka juga menggunakan senjata tajam, yakni badik, saat melakukan aksi pencurian,” lanjut Andri.

Sementara SK, 14 tahun, mengaku berani mencuri motor karena harus membiayai kelanjutan sekolahnya. “Saya mau pakai sekolah, Pak, itu hasil curiannya. Ongkos pendidikan yang mahal sekarang, Pak, memang gratis tapi tidak semua,” tuturnya di depan penyidik.

alterntif text
BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending

Copyright © 2015 makassartoday.com. All Right Reserved.