Connect with us
alterntif text
alterntif text
alterntif text

Regional

Dwi Rahayu Widisari Bantah Selingkuh Dengan Feri

Published

on

By

alterntif text

RA Dwi Rahayu Widisari membantah tudingan selingkuh yang dilontarkan mantan suaminya, Aminuddin. Menurut Widisari, cerita penggerebekan yang dibeberkan mantan suaminya ke media hanya rekayasa.

Kepada media setempat, kaltimpost di Balikpapan, perempuan berkulit bersih itu mengklarifikasi semua tuduhan yang dilontarkan Aminuddin. “Saya tidak tahu kalau persoalan ini bakal mencuat di media. Walaupun saya sempat melihat dia (Aminuddin) memanggil wartawan di Samarinda, selepas sidang,” ucap Widi.
Dwi Rahayu Widisari/Net

Dwi Rahayu Widisari/Net

Widisari juga membantah dirinya pernah digelandang ke kantor polisi karena kasus perselingkuhan. “Tidak ada penggerebekan. Rumah di Grand Mahakam Residence itu milik saya. Saat Pak Aminuddin datang, Feri Hariadi yang dituduh selingkuh dengan saya, memang ada di rumah,” ujar perempuan berjilbab itu.

Berikut penuturan Widisari seperti dilansir kaltimpost tentang kronologis munculnya tuduhan perselingkuhan dirinya dengan Feri:

Dia menjelaskan, Feri merupakan direktur di perusahaan klinik kecantikan yang didirikan Widi. Kehadiran Feri di rumahnya, kata dia, murni urusan pekerjaan. Saat mantan suaminya datang ke rumah, para manajemen dan staf perusahaan tersebut memang tengah berkumpul untuk menyiapkan sebuah event.

“Awalnya dia minta izin dan datang baik-baik. Sempat mondar-mandir di rumah saya, sampai ke kamar pribadi. Katanya mau mengambil barang yang tertinggal. Saya saat itu sedang dalam treatment pengobatan oleh dokter pribadi, langsung terkejut, mendengar teriakan dari ruangan lain. Direktur saya dipukul,” beber Widi mengklarifikasi kronologi peristiwa yang sebelumnya disebut penggerebekan oleh Aminuddin itu.

Saat Feri digelandang ke kantor polisi, Widi mengaku tak mendapat penjelasan petugas, dan justru diminta beristirahat di rumah. Merasa ada yang aneh, dia pun mendatangi kantor polisi bersama kuasa hukumnya, namun BAP sudah jadi berdasar keterangan saksi-saksi yang disebutnya janggal.

Advertisement

“Orang-orang yang tahu peristiwa itu diintimidasi. Termasuk dua klien dan dokter yang saat itu ada di rumah saya. Bahkan ada yang sampai pindah rumah karena merasa terancam. Namun, dalam waktu dekat, mereka akan memberi kesaksian,” ungkap Ari Widiyanto, menambahkan.

Terkait pernyataan bahwa Amindduin menangkap basah Feri bersembunyi di bawah meja rias di kamar pribadinya, kubu Widisari dengan tegas menyangkal. Tuduhan perselingkuhan itu, kata dia, merupakan bagian dari upaya perusakan nama baik.

“Jika perlu, silakan lihat meja rias saya. Tidak ada yang bisa sembunyi di bawahnya. Itu fitnah. Dia (Aminuddin) tahu saya sangat menjaga citra sebagai pengusaha jasa, dan dia ingin rusak itu,” tegas Widi.

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending