Connect with us
alterntif text

Sulsel

Tak Digaji dan Disiksa di Malaysia, TKW Asal Makassar Polisikan Penyalurnya

Published

on

By

tkw makassar disiksa
alterntif text

Kembali terjadi kasus ketidakadilan yang dialami oleh Tenaga Kerja Wanita Indonesia di Malaysia. Adalah Ance Novita Mowilos (26), warga BTN Minasa Upa, Kelurahan Rappocini, Makassar, yang menjadi TKW di Johor, Malaysia sejak November 2014 silam.

Namun Ance mengeluhkan apabila dalam waktu dua bulan terakhir ini belum menerima pembayaran. Dimana semestinya selama dua bulan terakhir Ance mendapatkan upah sebesar 2.400 ringgit Malaysia, yang tertulis dalam perjanjian dengan pihak penyalur tenaga kerja.

Ance pun sempat bercerita jika dirinya saat itu diberangkatkan dengan paspor turis. Setibanya di Malaysia, tepatnya di Johor, ternyata hanya dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga di rumah salah seorang majikan.

Tidak hanya itu, Ance pun kerap mendapatkan perlakuan kasar dari majikannya. Ance yang sudah tak tahan berusaha kabur meninggalkan Malaysia. Dan akhirnya ia pun melaporkan Rosmini (40), sang penyalur yang memberangkatkannya ke Malaysia ke Polsek Mandai, Kabupaten Maros.

Polisi masih mencari keberadaan Rosmini dan telah mendatangi kediamannya di BTN Griya Maros Indah, Lingkungan Tamarampu, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, sekira 30 kilometer dari Makassar.

Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polres Maros AKP Yusrizal, di Makassar mengatakan kalau pihak kepolisian masih terus menelusuri keberadaan Rosmini.

Ance berhasil lari ke KBRI atas bantuan salah seorang temannya. Setelah sempat divisum, Ance pun berhasil menghubungi keluarganya di Kabupaten Maros hingga akhirnya dideportasi ke Indonesia.

“Kasus ini dilaporkan korban Kamis kemarin di Polsek Mandai. Akan dilihat perkembangannya, jika nanti dilihat butuh penanganan lebih ekstra maka akan diambil alih Polres,” pungkas Yusrizal.

alterntif text
BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending

Copyright © 2015 makassartoday.com. All Right Reserved.