Connect with us
alterntif text

Sulsel

Fasum GMTD Diusut Kejaksaan, Baca Selengkapnya!

Published

on

By

alterntif text

MAKASSAR – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, diam diam melakukan pengusutan terkait Fasilitas Umum (Fasum) berupa jalan betonisasi yang dikuasai oleh PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (PT. GMTD Tbk).

Koordinator bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sulselbar, Jum’at(22/4). Kembali melakukan pengusutan terhadap kasus tersebut.

“Kami sementara melakukan upaya pengusutan terhadap Fasum tersebut yang kini tengah dikelola oleh PT. GMTD,” tegasnya.

Noer mengatakan, pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak yang dianggap terkait dalam kasus tersebut, termasuk dari pihak PT. GMTD sendiri.

Hanya saja Noer enggan merinci siapa siapa saja yang telah dipanggil untuk dimintai keterangannya. Karena menurut dia dikhawatirkan akan mengganggu proses penyelidikan dalam kasus tersebut.

“Belum bisa kita sebutkan dulu bagaimana hasilnya karena ini masih rahasia. Kita masih fokus untuk mengumpulkan data dan bahan keterangan,” tandasnya.

Noer juga menandaskan bahwa pihaknya masih terus melakukan pemeriksaan terkait kasus tersebut. Pihaknya kata dia akan bersikap profesional dan proporsional dalam menuntaskan kasus tersebut.

Dia menambahkan bahwa pihak Kejati Sulsel tidak akan tinggal diam dalam menuntaskan kasus ini. Dia juga mengatakan apalagi ini menyangkut untuk kepentingan orang banyak dan untuk kepentingan Fasum.

Diketahui, PT. GMTD sejak tahun 2011 hingga kini belum secara resmi belum menyerahkan Fasum tersebut ke Pemkot Makassar.

Adapun Fasum tersebut telah dibangun akses jalan dalam proyek betonisasi dengan panjang 700 meter dengan nilai kontrak mencapai Rp.3,3 miliar menggunakan APBD Kota Makassar tahun 2011.

Proyek ini dikerjakan PT. Timur Utama Sakti, dengan nomor kontrak 05/KONT/APBD II – BJJ/DPU/VII/2011.
Bahkan Fasum tersebut yang dikuasai oleh pihak PT. GMTD. (at)

alterntif text
BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending

Copyright © 2015 makassartoday.com. All Right Reserved.