Connect with us
alterntif text

Politik

SYL Rugi Jika Tak Ikut Bertarung di Munaslub

Published

on

By

alterntif text

MAKASSAR – Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL) dinilai sangat rugi jika tidak maju di arena Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Golkar hanya karena terkait mahar atau kontribusi sebesar Rp5 hingga Rp10 miliar demi membiayai acara.

Hal tersebut dikemukan dosen politik Universitas Islam Negeri (UIN), Firdaus Muhammad, Jumat (22/4). Firdaus mengemukakan, jika SYL batal maju di Munaslub nanti akan sangat merugikan dirinya sebagai kader senior di Golkar.

Pasalnya, secara individu Golkar Sulsel yang telah menghabiskam biaya yang cukup besar. “Tentu merugikan baik masa depan karir politik SYL secara personal, serta Golkar Sulsel yang telah menghabiskan biaya milyaran tapi hasilnya nihil. Sejatinya SYL sebagai petarung politik yang klaim tidak pernah kalah, sejatinya lebih dini menimbang peluangnya seperti saran Ichsan YL,” jelas Firdaus.

Firdaus menambahkan, jika arah dukungan SYL lebih baik di Ade Komaruddin. “SYL lebih realistis arahkan dukungan pada Ade Komaruddin, tapi sebaiknya dengan bargaining position sebagai waketum atau sekum,” jelasnya.

Sementara itu, SYL belum memiliki rencana untuk mengambil formulir pendaftaran, sebagai calon Ketua jelang Munaslub akhir Mei mendatang. “Kita pastikan dulu, biasanya kan ditetapkan di Munas, masa diluar Munas ditetapkan,”ujar SYL yang juga Ketua Kosgoro Sulsel ini.

Mantan Bupati Gowa dua periode ini bahkan melontarkan pernyataan balik kepada masyarakat Sulsel apakah dirinya maju meski harus membayar mahar. “Saya justru mau tanya, orang Sulsel mau tidak, saya tetap ikut walaupun pakai mahar politik?, tapi kalau orang Sulsel mau, kenapa tidak, saya punya vooter cukup kok,” jelasnya.

Ditembahkan, bila mahar politik yang akan dibebankan oleh panitia pengarah akan membentuk sistem politik yang tidak baik. “Itu akan membangun patron politik bayar-bayaran, hilanglah kapasitasnya kita. Bukan soal nilai dan jumlahnya, tapi soal mahar politiknya yang tidak betul,” pungkas Ketua para Gubernur se Indonesia ini.

alterntif text
BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending

Copyright © 2015 makassartoday.com. All Right Reserved.