Connect with us
alterntif text

Hukum & Kriminal

Kasus Kekerasan Jurnalis di Makassar Berlanjut, Dua Saksi Fakta Diperiksa

Published

on

By

alterntif text

Makassartoday.com, Makassar – Penyidikan kasus dugaan kekerasan jurnalis kebali dilakukan di Gedung Reskrimum Polda Sulsel, Jumat (27/12/2019) dengan menghadirkan saksi fakta Muh. Taufiq dan Muh. Nur.

“Hari ini kedua saksi telah memberikan keteranganya dihadapan penyidik dalam rangka penyempurnaan keterangan pada tahap penyidikan, walupun kemarin sempat tertunda,” ujar salah satu tim hukum advokasi kekerasan jurnalis, Firmansyah, usai menjalani pemeriksaan.

Menurut dia, pemeriksaan kali ini cukup cepat disebabkan materi pertanyaan hampir sama kedua saksi saat memberikan keterangan dihadapan penyidik beberapa bulan lalu. Namun, beda tahapan.

Kali ini kedua saksi di periksa pada tahap penyidikan, artinya berdasarkan KUHAP. Persitiwanya, kata dia, telah jelas bahwa telah terjadi kejahatan sebagaimana di laporkan oleh korban, tinggal menentukan siapa pelakunya yang harus bertanggung jawab.

“Dengan selesainya pemeriksaan kedua saksi tadi, kami telah memenuhi permintaan apa yang telah menjadi kebutuhan penyidik dalam penyelesaian perkara ini dan dan kami berharap semoga dalam waktu dekat Pihak penyidik segera merilis nama-nama Tersangkanya. sebab, public saat ini cukup lama menunggu terkait penyelesaian kasus ini,” jelas Firmansyah.

Oleh karena banyak kasus seperti ini, lanjut Firmansyah, pihak kepolisian hanya seolah-olah ingin menyelesaikan, tapi faktanya kasusnya terus digantung hingga sekarang.

Sekadar diketahui, tiga jurnalis masing-masing Muh Darwin Fatir dari media LKBN ANTARA, Saiful Rania dari media Inikata.com dan Isak Pasabuan dari media MakassarToday.com mengalami kekerasan oleh oknum anggota Polri saat melakukan peliputan aksi menolak revisi Undang-undang KPK dan RKUHP di depan kantor DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo pada Selasa (24/12/2019) lalu.

Usai kejadian itu, korban sempat mengalami luka pada bagian kepala dan sekujur tubuh mengalami sakit hingga dilarikan ke Rumah sakit Awal Bros.

Korban selanjutnya didampingi LBH Pers melaporkan kejadian itu di SPKT Polda dengan nomor laporan : LPB/347/XI/2019/SPKT tanggal 26 September 2019., Selain dilaporkan ke Propam juga dilaporkan ke pidana umum.

Korban lalu didampingi LBH Pers melaporkan kejadian itu di SPKT Polda dengan nomor laporan : LPB/347/XI/2019/SPKT tanggal 26 September 2019., Selain dilaporkan ke Propam juga dilaporkan ke pidana umum.

(Riel)

alterntif text
BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending

Copyright © 2015 makassartoday.com. All Right Reserved.