Connect with us
alterntif text

Sulsel

Viral! Puluhan TKA China Tiba di Bandara Sulhan Makassar

Published

on

By

alterntif text

Makassartoday.com, Makassar – Sebanyak 20 Tenga Kerja Asing (TKA) asal China dikabarkan tiba di Bandara Sultan Hasanuddin (Sulhan), kota Makassar, Sulsel pada Sabtu (3/7) pukul 20.10 Wita.

Kabar kedatangan TKA China tersebut, bahkan ramai jadi sorotan netizen, mengingat saat ini hampir seluruh daerah di Indonesia tengah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Mayarakat (PPKM) Darurat.

Pihak Bandara Sulhan sendiri tak menampik kabar kedatangan 20 TKA Chiba tersebut. Meteka tiba dengan menumpang pesawat Citilink QG-426 dari Jakarta.

Stakeholder Relations Manager, Angkasa Pura I, Iwan Risdianto mengatakan, mereka adalah pekerja proyek pembangunan smelter di Kabupaten Banteang, Sulawesi Selatan.

”Iya benar, mereka (TKA) kerja kontrak perusahaan untuk (membangun) smelter,” kata Iwan seperti dilansir dari Antara.

Setibanya di bandara, mereka langsung dibawa pihak perusahaan. Para TKA tersebut sudah dikarantina dan menjalani pemeriksaan swab atau usap PCR di Jakarta, sebelum tiba di Sulsel.

Terpisah, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulsel Andi Darmawan Bintang juga membenarkan tentang kedatangan 20 orang TKA asal Tiongkok di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Sejauh ini, total tercatat 46 TKA asal Tiongkok telah memasuki  Sulsel.  Termasuk 20 orang yang datang pada Sabtu (3/7), sembilan orang pada 29 Juni dan 17 orang pada 1 Juli.

“Dua puluh orang pekerja asing yang datang itu rombongan ketiga, totalnya sudah 46 orang,” sebut Andi Darmawan Bintang.

Kendati demikian, berdasar pemeriksaan awal, ke  20 orang tersebut  belum mengantongi izin mempekerjakan tenaga asing (IMTA) dari pemerintah pusat melalui Kementerian terkait. Walaupun masih dugaan awal, pihaknya akan tetap melakukan pemeriksaan lanjutan bersama imigrasi berkaitan dengan izin bekerja PT Huadi Nikel, Kabupaten Bantaeng.

Para pekerja asing tersebut menyatakan sudah dikarantina dan dites usap PCR di Jakarta sebelum ke Sulsel.

“Tetap kita lakukan pengawasan, karena itu bagian dari UPT Disnaker di Bulukumba. Koordinasi dengan pihak perusahaan maupun Pemerintah Kabupaten Bantaeng sedang dilakukan guna memastikan tidak ada pelanggaran maupun penyebaran virus Covid-19 dibawa oleh mereka,” tambah Andi Darmawan Bintang.

(BS)

alterntif text
BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending

Copyright © 2015 makassartoday.com. All Right Reserved.