Connect with us
alterntif text

Politik

Kantor Golkar Bulukumba Disegel saat Musda Berlangsung di Bira

Published

on

By

alterntif text

Makassartoday.com, Bulukumba – Musyawarah Daerah (Musda) ke X Partai Golongan Karya (Golkar) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Bulukumba diwarnai aksi unjuk rasa dan penyegelan kantor sekretariat.

Aksi ini diduga dipicu adanya sejumlah calon ketua yang mengaku tidak diundang di acara Musda yang tengah berlangsung di Pantai Bira, Kecamatan Bontobahari, Minggu (29/8/2021), hari ini.

Andi Mallanti salah satu mantan Pimpinan Cabang Kecamatan (Pincam) Golkar Kindang, dalam orasinya saat menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Partai Golkar Bulukumba, di Jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Ujung Bulu. Dia mengaku bahwa dirinya tak diundang di acara Musda Golkar.

“Saya sudah 40 tahun jadi pengurus Golkar, tapi nanti dipengurusan Taufan Pawe baru begini kondisi Musda Golkar,” ungkap Andi Mallanti dalam orasinya.

Bahkan, kata dia, dalam orasinya, dengan tegas meminta kepada Taufan Pawe agar angkat kaki dari Bulukumba. 

Sementara itu, Andi Hamzah Pangki yang merupakan salah satu calon ketua Partai Golkar mengaku bahwa dirinya sebagai calon juga tidak mendapatkan undangan dari panitia Musda.

“Ia benar saya tidak diundang oleh panitia, padahal kan saya juga calon ketua”, ungkap Hamzah Pangki.

Dia juga mengaku, bahwa bukan hanya dirinya selaku calon yang tak diundang, tapi calon lain seperti, Puang Sukri, Irwan Nasir, Nasri Taba dan H. Abu Thalib juga tidak diundang.

“Inikan aneh, syarat 30 persen saya sudah penuhi. Tapi saya tidak dapat undangan Fit and Propert Test,” kesal Hamzah yang juga mantan ketua DPD II Partai Golkar Bulukumba.

Ini juga kami pertanyakan, kata Hamzah. Kenapa tidak ada Fit padahal sudah dijadwal 17 kabupaten. 

Sama halnya dengan Irwan Nasir, yang juga merupakan calon ketua Golkar namun tidak diundang untuk hadir di acara Musda di Bira. Akibatnya, dia dan kader partai Golkar lainnya melakukan aksi unjuk rasa hingga melakukan penyegelan kantor Partai Golkar.

“Saya juga calon ketua, tapi tidak diundang dinda”, kata Irwan Nasir saat dihubungi Minggu (29/8/2021).

Dengan kisruh ini, kata Irwan, dirinya ancam untuk keluar dari Partai yang berlambang pohon beringin itu.

“Hari ini kami mendatangi kantor Golkar, kami bertujuan untuk mempertanyakan soal Musda, tapi karena disana tidak ada orang. Makanya kami segel itu kantor,” jelas Ketua LMPI Bulukumba itu.

Dia juga menjelaskan, bahwa selain dirinya yang hadir dalam aksi itu, sejumlah pimpinan kecamatan yang menurutnya diberhentikan oleh Plt Ketua DPD II Golkar juga hadir dan masing-masing mengecam proses Musda Golkar Bulukumba.

“Diantaranta itu ada Pincam Gantarang, Ujung Loe dan Pincam Kindang,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Musda Golkar H. Arkam Bohari mengatakan bahwa Musda Golkar berjalan sesuai dengan aturan.

“Jadi begini, peserta yang diundang itu hanya pemiliki suara, terkait pimpinan kecamatan yang merasa tidak diundang itu karena kan mereka bukan lagi ketua. Masa pengurusannya sudah berakhir,” ungkap Arkam.

Sementara terkait calon yang tidak diundang, itu karena mereka bukan pemilik suara. 

“Mereka itu (bakal calon) kan bukan pemilik suara, bahkan setelah dilakukan verifikasi berkas. Kelima Balon itu tidak memenuhi syarat,” tambah mantan Anggota DPRD Bulukumba 2 periode itu.

Ditanya soal Fit and Profert Test, Arkam membeberkan bahwa tetap dilakukan Fit oleh pihak DPD I.

“DPD tetap melakukan Fit kepada Balon yang memenuhi syarat, dan itu dilakukan tadi malam,” tambah dia.

Diapun mengatakan, jika ada pihak yang tidak menerima proses Musda Bulukumba ini, dia menyarankan untuk melayangkan aduan ke Mahkamah Partai. 

“Kalau memang ada yang merasa musda Golkar melanggar aturan, yah silahkan layangkan aduannya ke Mahkamah Partai,” jelasnya.

Sesuai pantauan media ini, saat aksi berlangsung di kantor Partai Golkar, pintu kantor disegel dan sejumlah poster tertempel di dinding dengan bertuliskan “Copot Taufan Pawe” dan teriakan lantang dari sejumlah loyalis Partai Golkar.

(AS/*)

alterntif text
BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending

Copyright © 2015 makassartoday.com. All Right Reserved.