Connect with us
alterntif text

Hukum & Kriminal

13 Tersangka Kasus Korupsi RS Batua Akhirnya Ditahan

Published

on

By

alterntif text

Makassartoday.com, Makassar – Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Ditreskrimsus Polda Sulsel, akhirnya melakukan penahanan terhadap 13 tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Rumah Sakit (RS) Batua, Kamis (30/12/2021).

Sebelumnya Polda Sulsel telah menetapkan 13 tersangka, masing-masing dr AN, dr SR, MA, FM, MM, AS, MW, HS, Ir MK, EHS, Ir DR dan APR serta RP, dengan status wajib lapor.

Mereka diduga kuat secara bersama-bersama melakukan tindak pidana korupsi atas proyek pembangunan RS Batua tahap I senilai Rp25,5 miliar.

Dari 13 tersangka yang ditahan itu, 12 diantaranya berkasnya telah dinyatakan lengkap. Sementara satu tersangka masih diteliti oleh Jaksa peneliti Pidsus Kejati Sulsel.

“Ini lagi diperiksa kesehatan mereka (13 tersangka) di kantor (Polda Sulsel). Saat ini sementara proses administasi penahanan,” kata Kasubdit 3 Tipidkor Ditrekrimsus Polda Sulsel, Kompol Fadli, Kamis (30/12/21).

Adapun alasan penahanan 13 tersangka tersebut, untuk kepentingan penyidikan dan pihaknya tidak ingin mengambil risiko jika nantinya para tersangka mencoba melarikan diri atau minimal menghilangkan barang bukti.

“Sudah lengkap berkasnya semua. Dari pada mereka kemana-mana kan bisa repot nantinya. Jadi kita tahan,” ucap Kompol Fadli.

Diketahui, proyek pembangunan gedung RS Batua itu senilai Rp25,5 miliar, yang berada di Jl Abd Dg Sirua, Kota Makassar ini, dikerjakan oleh pihak rekanan dari PT Sultana Nugraha.

Dalam kasus ini kerugian negara yang ditimbulkan berdasarkan hasil perhitungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI sebesar Rp22 miliar.

Rencananya proyek pembangunan Puskesmas Batua tersebut, akan dijadikan Rumah Sakit tipe C berlantai 5. Namun faktanya hingga kini proyek konstruksi Rumah Sakit tersebut, tak juga kunjung rampung dikerjakan.

(*)

alterntif text
BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending

Copyright © 2015 makassartoday.com. All Right Reserved.