Connect with us
alterntif text

Politik

Golkar Beri Klarifikasi Soal Bendera Merah Putih Strip Kuning di HUT Ormas MKGR

Published

on

By

alterntif text

Makassartoday.com, Makassar – Panitia pelaksana memberi klarifikasi dan bantahan soal kisruh bendera merah putih di acara puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Ormas (MKGR) Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong, Minggu (16/1/2022).

Sebelumnya, foto dan video bendera merah putih dengan strip kuning pada bagian tengah di acara pucak HUT organisasi sayap Partai Golkar itu beredar di media sosial dan memicu berbagai tanggapan.

Sekretaris OC puncak HUT Ormas MKGR, Rahman Pina melalui rilisnya, Senin, (17/1/2022) mengatakan, bahwa bendera yang dmaksud bukanlah bendera negara, melainkan bendera yang digunakan untuk pagelaran seni.
itu.

“Itu memang bukan bendera merah putih. Karena ada warna silvernya di tengah yang dibawa oleh penari, jadi bukanlah bendera merah putih, tapi merah silver putin, bendera pertunjukan pagelaran seni,” kata RP akronim namanya.

“Jangan salah menafsirkan, itu hanyalah bendera pagelaran,” tambahnya.

RP menegaskan, Event Organizer (EO) yang menangani acara pagelaran seni di puncak HUT MKGR sangat profesional menghadirkan tim seni yang juga memahami aturan UU No 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan.

“Dalam Undang-Udang, apa yang disebut tentang Bendera Negara kan aturannya sudah jelas, jadi tidak mungkin mereka melanggarnya, dan pemakaian bendera pagelaran dengan warna seperti itu, bukan kali pertama dilakukan. Kalau bendera merah putih itu tak boleh digunakan untuk atraksi seni karena bisa kena lantai, bisa terinjak injak. Itu tak boleh,” jelasnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, pelaksanaan acara tersebut memang berlangsung sangat meriah.

“Namanya juga acara level nasional harus berkelas,” katanya.

Dia mengatakan acara tersebut dihadiri, selain Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Ketum Ormas MKGR, Adies Kadir serta hampir semua kepala daerah asal Golkar se Sulawesi Selatan dan puluhan anggota DPR RI.

“Sekitar 30an anggota DPR RI hadir, ada juga wagub Banten,” jelasnya.

Legislator Golkar DPRD Sulsel ini menegaskan, pihaknya sudah mengklarifikasi secara detail kepada tim EO dan tim seni yang menampilkan atraksi pagelaran seni di puncak HUT MKGR itu.

“Sudah, sudah kita klarifikasi. Itu bukanlah Bendara Negara Republik Indonesia, melainkan bendera pagelaran seni yang dipadukan dalam pagelaran dengan tema nasionalisme. Agar bisa terus mengibarkan semangat nasionalisme kepada sekuruh kader MKGR,” katanya.

(Rls)

alterntif text
BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending

Copyright © 2015 makassartoday.com. All Right Reserved.