Connect with us
alterntif text

Sulsel

Lansia di Makassar Ditemukan Kelaparan, Menunggak Tiga Bulan Sewa Kos

Published

on

By

alterntif text

Makassartoday.com, Makassar – Sepasang suami istri lanjut usia (lansia) di Kota Makassar ditemukan dalam kondisi memprihatinkan. Hal itu dilaporkan pihak Rumah Harapan Melanie, sebuah lembaga gerakan sosial yang dibentuk artis Melanie Subono, melalui akun Instagram @rumahharapanmelanie, Kamis (24/3/2022).

Di akun itu pihak Melanie mengunggah video yang memperlihatkan seorang nenek dalam kondisi terbaring lemas di atas tempat tidur.

Dalam caption video disebutkan sepasang lansia merupakan warga Kelurahan Rappokalling, Kecamatan Tallo, kota Makassar, Sulsel.

Dijelaskan bahwa sepasang lansia itu tinggal dengan menyewa kamar kos. Namun karena menunggak tiga bulan, pemilik kos diduga membuang barang dan mengunci mereka di dalam kamar.

“Seorang lansia sudah ga bisa bangun, dengan suami katarak, keduanya kurang gizi karna
KADANG MAKAN KADANG TIDAK

Tanpa Keluarga,

urgent dibawa relawan ke RumahSakit,

Nah .. pas balik BARANG2 nya dah diKELUAR in dari KOS nya,

Di KUNCI in

dan kasur nya di PASIR in
( yang ini kami ga liat langsung )

Ini di RAPPOKALLING MAKASAR

Saat di rumah sakit, yg punya kos kasih keluar brg nenek dan mengunci rmh kos nya

Hari ini beliau keluar dari RS skrng numpang di kolong rumah pak RT

Sebentar lagi akan kami pindahkan di TEMPAT BARU yang MENGGUNAKAN KAS KALIAN kami bayarkan 6 bulan dimuka

TERMASUK menawarkan BAYAR KONTRAKAN 3 bulan yang bikin mereka dilempar keluar,

Dan lebih uang untuk relawan antar mereka ke dokter, beli popok dll

Yes gw paham sih … mereka nunggak bayar
Tau brapa?? 150 an” tulisnya.

Lewat akun tersebut, pihak Melanie mengajak semua pihak agar ikut berdonasi guna meringankan beban sepasang lansia tersebut.

Terpisah, Camat Tallo, Alamsyah Sahabuddin membenarkan sepasang lansia tersebut berada di wilayahnya. Namun, ia mengaku jika keduanya sudah pernah mendapat penanganan dari pemerintah.

“Jadi biar informasinya tidak keliru, bahwa seolah-olah pemerintah tidak pernah turun tangan yah. Jadi kami sudah pernah turun melakukan pemeriksaan kesehatan,” kata Camat Tallo kepada MaDay, Jumat (25/3/2022).

Lebih jauh dia menjelaskan, bahwa lansia tersebut sebelumnya pernah diminta untuk tinggal di Balai Rehabilitasi Penyandang Masalah Sosial milik Dinas Sosial (Dinsos) Makassar, agar tidak lagi terbebani sewa kos.

“Memang ada tunggakan sewa kos tiga bulan, makanya kami sarankan agar tinggal di rehabilitasi. Mereka (lansia) juga pernah ditawarkan tinggal di panti jompo di Gowa, tapi mereka menolak,” beber Camat Tallo.

Camat juga membantah informasi bahwa sepasang lansia diperlakukan dengan tidak baik oleh pemilik kos.

“Tidak benar kalau barangnya dilempar ke luar dan mereka dikunci di dalam kamar kos. Waktu itu mereka dirujuk ke rumah sakit. Nah, mungkin pemilik kos mengira kalau mereka sudah dapat tempat baru, jadi barang-barangnya hanya dipindahkan ke luar,” pungkasnya.

Editor : Ariel

alterntif text
BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending

Copyright © 2015 makassartoday.com. All Right Reserved.