Connect with us
alterntif text
alterntif text
alterntif text

Cinema

Ramadan 2023 Meriah Dengan 7 Film Indonesia Rilis di Bioskop

Published

on

By

alterntif text

Makassartoday.com, Jakarta Selatan – Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini bioskop Indonesia akan dimeriahkan dengan 7 film Indonesia yang akan beredar sepanjang Ramadan. Genrenya pun cukup beragam, meski didominasi horor juga ada drama dan musikal anak-anak.

Ramadan tahun ini akan dibuka dengan 2 film horor sekaligus: “Jin Qorin” dan “Hantu Baru”. “Jin Qorin” bercerita tentang Seno (Marthino Lio) sangat mencintai istrinya Alya (Tyara Vanessa) dan putrinya Reva (Kanaya Gleadys). Bagi Seno tak ada yang dapat memisahkan mereka. Akan tetapi ada rahasia besar yang harus ditutupi Seno di dalam rumah tangganya. Sementara itu Wina (Anissa Hasim), bos di tempat Seno bekerja sebenarnya juga mencintai Seno. Sementara itu Abdi (Rama Michael), sahabat sekaligus kakak ipar Seno, mulai mencurigai ada hubungan spesial antara Wina dan Seno. Apakah Seno berselingkuh dan mengkhianati Alya, adiknya? Dalam penyelidikannya, Abdi mulai menemukan kejanggalan pada diri Seno. Di saat bersamaan Wina yang masih bersikeras mendapatkan cinta Seno, menemukan bukti yang memperkuat rahasia yang ditutupi oleh Seno. Sementara itu “Hantu Baru” bercerita tentang Sasa (Acha Septriasa) yang meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil. Arwah Sasa yang tidak tenang kembali ke rumah, namun saat itu Sasa belum mengetahui bahwa dia sudah meninggal. Perubahan-perubahan aneh pada diri Sasa membuat adik-adiknya menduga Sasa dirasuki roh jahat. Berbagai cara mereka lakukan untuk menyembuhkan Sasa. Sementara itu Bowo (Arief Didu) dan Borjong (Totos Rasidi), dua hantu yang berdiam di sebuah pohon besar di halaman rumah Sasa, dibantu pembantu rumah bernama Mbak Nana (Ruth Marini) yang memiliki indra keenam, berusaha menyadarkan Sasa bahwa dia sudah meninggal dan mengajarinya sebagai hantu baru. Ketika nyawa kekasih dan adik-adiknya dalam bahaya, Sasa berusaha melindunginya dengan cara apapun. Apalagi itu adalah upaya terakhirnya agar urusannya di dunia ini selesai dan ia dapat kembali ke alamnya dengan tenang.

Dok: Keene Entertainment

alterntif text

Di tanggal 30 Maret akan dirilis “Surga di Bawah Langit” dan “Teman Tidur”. “Surga di Bawah Langit” bercerita tentang persahabatan antara 3 orang anak yang tinggal dan hidup di perkampungan kumuh. Berjuang dalam keseharian, menghadapi masalah hidup yang akhirnya memisahkan mereka. Apakah kelak mereka akan bertemu kembali? Apakah persahabatan dan cinta kan selalu ada di antara mereka? Adapun “Teman Tidur” bercerita tentang Amanda merupakan siswi pindahan, ia tinggal di asrama agar bisa fokus mengikuti olimpiade biologi. Disana ia bertemu dengan Adam dan gengnya, sahabat baru yang membantunya dari siksaan geng siswa bully. Kedekatan Amanda dan Geng Adam memicu reaksi sinis dari Davin yang merupakan siswa unggulan. Davin masih tertekan atas kepergian sahabatnya, Kelly yang bunuh diri karena video erotisnya yang viral, ia mencurigai Geng Adam sebagai penyebar video tersebut. Perlahan, sosok arwah Kelly datang menghantui mereka melalui terror chat video, meminta keadilan atas misteri kematiannya.

Dan 2 minggu sebelum Lebaran, tepatnya di 6 April beredar 3 film sekaligus masing-masing “Pelet Tali Pocong”, “Kartu Pos Wini” dan “Kutukan Cakar Monyet”. “Pelet Tali Pocong” bercerita tentang Adam yang sudah lama terpikat dengan kecantikan Susan, janda cantik pemilik pabrik teh di tempat dia bekerja. Namun bukan hanya cintanya bertepuk sebelah tangan, malahan Susan menghina dan mempermalukannya. Rasa sakit hati Adam membuatnya nekad melakukan ritual kuno yang ia pelajari dari Ki Suryo, ayahnya yang juga mantan dukun yang sudah lama meninggal. Ritual tersebut mengharuskan Adam untuk menggali kuburan dengan mulut menggigit sendok selama berhari-hari untuk memperoleh pelet tali pocong. Tidak butuh waktu lama, Susan pun jatuh ke pelukan Adam dan semua harta dan pabriknya berhasil dikuasainya. Warga tidak berani keluar rumah karena teror hantu pocong yang sering muncul di kampung mereka, dan ustadz Bahri mencurigai Adam sebagai pelaku teror yang bersekutu dengan pocong. Adam berencana mengambil nyawa ustadz Bahri yang juga menjadi penghalang hubungannya dengan Anissa, anak gadis ustadz Bahri. Anissa menolak mentah-mentah cintanya, dan Adam berniat menghabisi Anissa dengan tangannya sendiri. Akankan Adam berhasil? Atau sebaliknya…….Mati mengenaskan akibat ulahnya sendiri. Adapun “Kartu Pos Wini” bercerita tentang Ruth Dewayani (Denira Wiraguna) harus kembalikan kartu pos beralamat surga, teruntuk: Tuhan. Wini (Keiko Ananta) pengirimnya. Kebijakan kantornya, surat tanpa alamat harus dikembalikan. Ruth batalkan kembalikan kartu pos setelah tahu Wini terdiagnosis leukimia. Surat untuk Tuhan menjadi harapan Wini juga pasien kanker mendapatkan kesembuhan. Reza Asa Permana (Ferly Putra), dokter dan sahabat pena Ruth selama 18 tahun di Belanda, bersedia membantu mencarikan sponsor pengobatan untuk Wini. Krisna (Fajar Rezky), teman masa kecil Ruth, fotografer dan relawan di yayasan kanker, ragu membawa Wini ke Belanda. Terselip juga rasa cemburu Krisna terhadap Reza. Bagi Krisna, cinta lewat surat menyurat adalah omong kosong. Sementara “Kutukan Cakar Monyet” bercerita tentang keserakahan manusia akan kekayaan. Mantra yang ditempatkan pada cakar monyet sebagai pembuktian bahwa kehidupan seseorang diatur oleh oleh nasib dan berbahaya mencampuri nasib itu sendiri.

Dok: Sinemata

Sudah siap menikmati 7 film di atas sembari ngabuburit?

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending