Makassartoday.com, Makassar – Ketua DPRD Makassar, Supratman memastikan proses kelembagaan tetap berjalan, termasuk kelanjutan pembahasan Anggaran Pendapatan Belnaja Daerah
(APBD) Perubahan tahun 2025. Hal itu disampaikan Supratman saat menanggapi pertanyaan awak media terkait kelanjutan agenda Dewan, pasca insiden pembakaran kantor DPRD Makassar, pada Jumat (29/8/225), malam lalu.
Kata Supratman, untuk agenda rapat alat kelengkapan Dewan maupun sidang paripurna, baik proses pembahasan anggaran maupun rapat dengar pendapat terkait aspirasi masyarakat lainnya, akan dijadwalkan ulang melalui rapat Badan Musyawarah (Bamus).
“Kita lihat hasil rapat Bamus nanti, karena kita Bamus ulang untuk paripurna yang tertunda itu. Jadi perlu kita pahami bahwa hal yang terjadwalkan di Bamus, misalnya terkait dengan paripurna maka yang bisa membatalkan adalah paripurna juga. Jadi kita paripurnakan dulu pembatalan paripurnanya, kemudian kita jadwalkan kembali di Badan Musyawarah (Bamus). Termasuk rapat-rapat yang berkaitan dengan aspirasi masyarakat, semua perlu ditindaklanjuti,” jelas Supra, sapaan akrab DPRD Maakassar, Minggu (31/8/2025).
Adapun agenda rapat dan paripurna Dewan, lanjut Supra, untuk sementara waktu akan dilaksanakan gedung milik Pemerintah Kota (Pemkot), di luar kantor DPRD Makassar “Nanti pinjam di pemerintah kota, mana gedung yang bisa kita pakai untuk menyelesaikan tugas-tugas kita sebagai anggota DPRD. Tapi kalau untuk berkantor, kita bisa WFA (Work From Anywhere) sementara waktu,” kata Supra, sapaan akrab Supratman.
Menurut Supra, fungsi kelembagaan DPRD Makassar hsrus tetap berjalan, meski saat ini kondisi kantor belum bisa digunakan. “Pemerintahan itu tidak boleh terhambat hanya karena terbakarnya kantor DPRD. Semua mekanisme baik legislasi, budgeting dan pengawasan harus tetap berjalan agar program-program Pemkot Makassar bisa cepat terealisasi ke masyarakat,” pungkasnya.
Editor: Riel