By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Makassar TodayMakassar TodayMakassar Today
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Reading: Pemkot Makassar dan Umat Buddha Kolaborasi Wujudkan Kota Bersih
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Makassar TodayMakassar Today
Font ResizerAa
  • NEWS
  • BISNIS
  • HIBURAN
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Cari Berita
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Makassar Today > Blog > Sulsel > Pemkot Makassar dan Umat Buddha Kolaborasi Wujudkan Kota Bersih
Sulsel

Pemkot Makassar dan Umat Buddha Kolaborasi Wujudkan Kota Bersih

admin
admin
Share
2 Min Read
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meluncurkan Gerakan Bioberkah (Biopori Mengubah Sampah Jadi Berkah) di Vihara Vimalakirti, Minggu (26/10/2025)./Foto:Hms
SHARE

Makassartoday.com, Makassar – Dukungan masyarakat terhadap program lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus meningkat.

Hal itu tampak saat Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meluncurkan Gerakan Bioberkah (Biopori Mengubah Sampah Jadi Berkah) di Vihara Vimalakirti, Minggu (26/10/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Munafri didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar yang juga Ketua Dewan Lingkungan Hidup, Melinda Aksa.

Gerakan Bioberkah merupakan inisiatif Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Makassar, yang menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan komunitas keagamaan dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Periklanan
Ad imageAd image

Program ini bertujuan mendorong masyarakat mengubah perilaku, terutama dalam pengelolaan sampah rumah tangga agar lebih ramah lingkungan.

Wali Kota Munafri menyampaikan apresiasi kepada umat Buddha yang aktif mendukung penerapan biopori dan pengolahan sampah organik.

Menurutnya, langkah ini sejalan dengan arah kebijakan lingkungan Pemkot Makassar.

“Saya senang melihat masyarakat bergerak sendiri, seperti yang dilakukan Permabudhi hari ini. Pemerintah bisa membuat aturan, tapi perubahan hanya akan terjadi kalau masyarakat ikut bergerak,” ujar Munafri yang akrab disapa Appi.

Saat ini Pemkot Makassar tengah mengembangkan sistem pengelolaan sampah terintegrasi di setiap RT/RW.

Melalui program tersebut, setiap wilayah diharapkan memiliki biopori, TEBA (Tempat Ekonomi Berbasis Alam), serta eco-enzyme.

Langkah ini tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi baru dari hasil olahan sampah.

Sampah organik dapat diubah menjadi pupuk untuk urban farming, sementara pengembangan biopori membantu mempercepat resapan air guna mencegah banjir.

“Kita ingin menunjukkan bahwa bertani tidak harus di desa. Di kota juga bisa. Sisa dapur bisa jadi pupuk, biopori menumbuhkan tanaman, maggot bisa jadi pakan ikan atau ayam. Semua punya nilai ekonomi,” jelas Appi.

Keberhasilan Makassar tidak masuk dalam daftar 336 daerah darurat sampah nasional versi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menjadi bukti nyata bahwa kerja sama antara pemerintah dan masyarakat membuahkan hasil.

Sinergi ini menunjukkan bahwa perubahan menuju lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata bisa tercapai melalui partisipasi aktif warga.

Appi menargetkan program Bioberkah mampu melahirkan ribuan rumah tangga mandiri sampah di Makassar.

(**)

You Might Also Like

Update Harga Pangan di Makassar: Cabai Rawit Tembus Rp70 Ribu, Minyakita Tetap Sesuai HET

Wali Kota Makassar Ingatkan Larangan Petasan hingga Antisipasi Sampah Lebaran

Momen Hangat di Jalan Sulawesi, Saat Perayaan Cap Go Meh dan Buka Puasa Bersatu dalam Toleransi ala Makassar

Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Syahrial, Korban Jatuh dari Tebing Selayar

Appi Minta RT/RW Aktifkan Siskamling Jelang Mudik Lebaran 2026

TAGGED: Munafri Arifuddin, Pemkot Makassar
admin November 10, 2025 Oktober 26, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Makassar Gagas Gerakan Ekonomi Jamaah Berbasis Masjid
Next Article BPK Sulsel Dorong PDAM Makassar jadi Percontohan Tata Kelola Perusahaan Daerah yang Profesional
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Periklanan
Ad imageAd image

Sosial Media Kami

13.4k Followers Like
1.7k Followers Follow
182 Subscribers Subscribe

Berita Terbaru

MTF Market ‘Fasting Forward’, Ada Cashback 50 Persen dan Hadiah Menarik dari Transaksi QRIS
Event Maret 4, 2026
Warga Adukan Dugaan Pencemaran Limbah Hotel ke DPRD Makassar
Metro Maret 4, 2026
Update Harga Pangan di Makassar: Cabai Rawit Tembus Rp70 Ribu, Minyakita Tetap Sesuai HET
Bisnis Maret 4, 2026
Polemik Larangan Merokok Saat Mengemudi: Gugatan di MK Berakhir Tak Diterima
Nasional Maret 4, 2026
Makassar TodayMakassar Today
Follow US
© Makassartoday 2023.
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?