By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Makassar TodayMakassar TodayMakassar Today
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Reading: Dalam 2 Tahun Gunung Sampah di TPA Antang Sudah Harus Dikonversi jadi Listrik
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Makassar TodayMakassar Today
Font ResizerAa
  • NEWS
  • BISNIS
  • HIBURAN
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Cari Berita
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Makassar Today > Blog > Sulsel > Dalam 2 Tahun Gunung Sampah di TPA Antang Sudah Harus Dikonversi jadi Listrik
Sulsel

Dalam 2 Tahun Gunung Sampah di TPA Antang Sudah Harus Dikonversi jadi Listrik

admin
admin
Share
3 Min Read
Suasana TPA Antang./Foto: Int
SHARE

Makassartoday.com, Makassar – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan sejumlah kementerian untuk menuntaskan gunungan sampah di 34 kota besar dan mengubahnya menjadi listrik.

CEO BPI Danantara Rosan Roeslani mengatakan, pada tahap pertama 10 daerah yang akan dialiri listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Sampah adalah Jakarta, Bekasi, Tangerang, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Medan, Bali, dan Makassar.

“Program Waste to Energy akan diluncurkan di 33 kota, namun akan diprioritaskan untuk 10 kota terlebih dahulu berdasarkan penilaian Kementerian Lingkungan Hidup,” ucap Rosan dalam acara Indonesia International Sustainibility Forum (ISF) di Jakarta, belum lama ini.

Menurut Rosan, Danantara selanjutnya akan membuka proses lelang atau tender secara terbuka dan transparan. Targetnya seluruh proyek ini bisa rampung dalam dua tahun mendatang.

Periklanan
Ad imageAd image

Diketahui, wacana program pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) atau waste to energy (WTE) di Makassar sudah dimulai sejak 2024.

Namun, PSEL direncanakan akan dibangun di luar area TPA Antang, yakni di wilayah Kecamatan Tamalanrea.

Proyek ini nantinya menggunakan skema kerja sama investasi serta mekanisme pembiayaan yang tidak membebani keuangan daerah.

Progres PSEL sendiri sebelumnya telah sampaikan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, usai kunjungan kerja ke Kantor Danantara, Jakarta, pada 8 Oktober 2025, lalu.

Pertemuan yang juga dihadiri pihak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) itu, difokuskan untuk membahas arah kebijakan dan regulasi baru terkait proyek PSEL.

“Pertemuan dengan Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup membahas proyek Pembangkit Listrik. Saat ini, kita masih menunggu regulasi baru melalui Perpres seperti apa yang akan berlaku,” ungkap Appi, sapaan akrab Munafri.

Appi menyebut program PSEL sebagai upaya pihaknya mewujudkan Makassar Zero Waste 2029, dengan menghadirkan solusi nyata dalam pengelolaan sampah yang berorientasi pada energi bersih dan efisiensi anggaran daerah.

Dengan konsep Waste-to-Energy, kata Appi, sampah yang sebelumnya menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang diharapkan dapat dimanfaatkan menjadi sumber energi baru terbarukan.

“Kita ingin pemda bisa mengurangi beban biayanya sekaligus memaksimalkan potensi sampah di TPA sebagai bahan bakar WTE,” katanya.

Kendati demikian, rencana pembangunan PSEL di Makassar masih menimbulkan berbagai kendala. Salah satunya terkait protes warga atas dampak yang nantinya akan ditimbulkan.

Editor: Syafril R

You Might Also Like

​Wali Kota Makassar: Takbiran Tidak Dilarang, yang Dilarang Petasan dan Konvoi Jalanan

Wujudkan Bakti Nusantara, 88 Siswa SIP Angkatan 55 Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim

Makassar Bersiap Sambut Delegasi 31 Negara OKI

Gelar Bukber di Makassar, Bupati Sidrap Kenang Masa Sulit Saat Menginap di Mes Pemda

Bosowa Peduli Pulang Kampung Bagikan 1000 Paket Sembako di Barru

TAGGED: focus, Munafri Arifuddin, Pemkot Makassar, TPA Antang
admin Oktober 28, 2025 Oktober 28, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Mantan Jaksa KPK Jabat Kepala Bagian Hukum Pemkot Makassar
Next Article Presiden Prabowo Musnahkan Barang Bukti 214,84 Ton Narkoba Senilai Rp29,37 Triliun
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Periklanan
Ad imageAd image

Sosial Media Kami

13.4k Followers Like
1.7k Followers Follow
182 Subscribers Subscribe

Berita Terbaru

Pejabat Diminta Tak Berlebihan Saat Gelar Open House Lebaran
Nasional Maret 18, 2026
​Wali Kota Makassar: Takbiran Tidak Dilarang, yang Dilarang Petasan dan Konvoi Jalanan
Metro Maret 18, 2026
Satgas Pangan Klaim Harga Pangan di Makassar Tetap Normal Jelang Lebaran
Metro Maret 18, 2026
Wujudkan Bakti Nusantara, 88 Siswa SIP Angkatan 55 Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim
Sulsel Maret 18, 2026
Makassar TodayMakassar Today
Follow US
© Makassartoday 2023.
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?