By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Makassar TodayMakassar TodayMakassar Today
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Reading: TPI Paotere Terbengkalai, Renovasi Terkendala Status Aset
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Makassar TodayMakassar Today
Font ResizerAa
  • NEWS
  • BISNIS
  • HIBURAN
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Cari Berita
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Makassar Today > Blog > Sulsel > TPI Paotere Terbengkalai, Renovasi Terkendala Status Aset
Sulsel

TPI Paotere Terbengkalai, Renovasi Terkendala Status Aset

admin
admin
Share
5 Min Read
Dua Legislator Demokrat temui Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di kantor Balaikota, Selasa (18/11/2025). guna membahas kondisi terkini TPI Paotere./Foto:Hms
SHARE

Makassartoday.com, Makassar – Pedagang keluhkan kondisi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Paotere yang terbengkalai. Hal itu terungkap dalam pertemuan Legislator Partai Demokrat Makassar dengan Wali Kota, Munafri Arifuddin, di kantor Balaikota, Selasa (18/11/2025).

Ray Suryadi Arsyad bersama koleganya Tri Sulkarnain Ahmad, dalam peretemuan tersebut secara khusus membahas kondisi terkini TPI Paotere. Keduanya mengaku upaya renovasi TPI Paotere masih terkendala status kepemilikan aset.

“Kami menenui pak Wali Kota membahas persoalan TPI Paotere ini, karena sama sekali tidak bisa untuk dilakukan perbaikan, apalagi pembangunan, karena asetnya itu masih sepenuhnya dimiliki PT Pelindo,” ujar Anggota DPRD Makassar, Ray Suryadi Arsyad.

Ray mengaku pertemuan pihaknya dengan Wali Kota Makassar, guna memberikan masukan dan menyampaikan kondisi di TPI Paotere, serta keluhan pedagang yang masih menggantungkan hidup di sana.

Periklanan
Ad imageAd image

“Kami akan memberikan masukan-masukan yang baik kepada Pak Wali. Hal-hal yang mungkin beliau belum temui, kami yang kebanyakan di lapangan sekarang ini memang perlu ada tindak lanjut,” ucapnya.

Kata Ray, Pemkot Makassar sebelumnya pernah mengelola TPI Paotere karena adanya skema sewa dengan PT Pelindo. Namun, situasi berubah ketika pada tahun 1997 masa sewa tersebut terhenti.

“Kemarin kenapa bisa kita lakukan proses-proses UPT di situ, karena kita menyewa dari Pelindo untuk kemudian dikelola menjadi UPT Pelelangan. Kemudian terhenti sewanya dan sekarang tidak ada yang tahu prosesnya ke depan. Mungkin ingin diambil alih lagi PT Pelindo,” ungkap Ray.

Perosalan status aset TPI Paotere, lanjut Ray, kembali mengemuka pada tahun 2023, saat DPRD Kota Makassar mendorong dilakukannya rehabilitasi. Namun upaya tersebut justru berujung temuan hukum.

“Di tahun 2023, DPRD paksakan untuk kembali dilakukan rehab di sana, tahun 2024 menjadi temuan dari kepolisian Polda Sulsel, karena dianggap aset itu bukan miliknya Pemkot Makassar untuk kemudian bisa dikelola,” ungkap Ray lagi.

Padahal, kata dia, selama bertahun-tahun Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pengelolaan TPI Paotere tetap masuk ke kas Pemkot Makassar. Bahkan, kontribusinya dinilai sangat signifikan.

“Persoalannya, selama ini beberapa tahun PAD kita itu masuk ke Pemerintah Kota Makassar. Dan juga salah satu PAD yang sifatnya optimal, konsisten, setiap tahun lebih dari Rp1 miliar,” kata Ray.

“Bahkan lebih besar daripada penghasilannya PD Terminal. Ini UPT bisa menghasilkan PAD lebih dari Rp1 miliar,” sambungnya.

Menurut Ray, kondisi TPI Paotere yang tidak layak merupakan bentuk ketidakadilan bagi para pelaku usaha maupun masyarakat berjualan yang setiap hari membayar retribusi.

Padahal itu adalah fasilitas penyedia bahan pangan, yang tidak boleh terkontaminasi, apalagi sampai tidak terawat, hujan kehujanan, panas kepanasan.

“Tidak adil bagi masyarakat di sana. Apa yang mereka keluarkan dari retribusi dan pajak tidak berbanding dengan fasilitas yang mereka rasakan. Padahal itu adalah fasilitas penyedia bahan pangan, Itu makanan yang kita olah di sana,” katanya.

123Next Page

You Might Also Like

Appi Sentil Kinerja Direksi Perusda: Ramadan Bukan Alasan Pelayanan Turun

Akhiri Polemik Tanpa Gesekan, Wali Kota Appi Susun Strategi Ambil Alih Pasar Butung

Jauh-Jauh Hari! Menhub Dudy Kumpulkan Stakeholder di Makassar, Matangkan Skenario Mudik Lebaran 2026

Sambangi Posko Pengungsian Malam Hari, Appi Dengar Langsung Keluh Kesah Warga Korban Banjir

Petani Sidrap Full Senyum! Panen Raya di Tengah Puasa, Harga Gabah Tembus Rp7.300

TAGGED: DPRD Makassar, Munafri Arifuddin, Pemkot Makassar
admin November 19, 2025 November 18, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Gubernur Sulsel Diduga Lindungi Oknum Legislator Barru Terduga Pelaku Asusila
Next Article Transformasi Parkir Digital di Makassar, Jukir Pengguna QRIS dapat Pembagian Smartphone
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Periklanan
Ad imageAd image

Sosial Media Kami

13.4k Followers Like
1.7k Followers Follow
182 Subscribers Subscribe

Berita Terbaru

Appi Sentil Kinerja Direksi Perusda: Ramadan Bukan Alasan Pelayanan Turun
Metro Februari 27, 2026
Akhiri Polemik Tanpa Gesekan, Wali Kota Appi Susun Strategi Ambil Alih Pasar Butung
Metro Februari 27, 2026
Harapan Buruh Memiliki Hunian Layak Segera Terwujud
Nasional Februari 27, 2026
Jadwal Imsak dan Subuh Wilayah Makassar, Sabtu 28 Februari 2026
Religi Februari 27, 2026
Makassar TodayMakassar Today
Follow US
© Makassartoday 2023.
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?